Eks Pemain hingga Pengurus PSM Bantu Appi di Golkar Makassar
Rabu, 10 November 2021 - 10:54 WIB
loading...
A
A
A
Sementara Azis Djarre diberikan posisi sebagai Ketua Bagian Informasi Teknologi. Di PSM, ia menjabat sebagai Koordinator tiket.
Adapun Sadakati Sukma diberi amanah sebagai Ketua Bagian Kaderisasi. Sadat sapaannya merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjend) Red Gank, salah satu suporter terbesar Juku Eja.
Sadat membenarkan ia bergabung ke Golkar Makassar . "Kuning (Golkar) dulu toh, nanti lagi merah (PSM)," singkatnya.
Baca juga:Komisioner KPU Sulsel Belum Kepikiran Berkiprah di Pusat
Sekretaris DPD II Golkar Makassar , Irianto Ahmad mengatakan pihaknya tak asal memasang nama orang sebagai pengurus. Melainkan sudah mendapatkan persetujuan dengan yang bersangkutan.
"Kita menginginkan komitmen pribadi terhadap organisasi. Dan mereka sudah melakukan itu. Iya, sebelum pengesahan kepengurusan (pakta integritasnya). Jadi kalau mereka memang tidak mau, ya kita ganti," kata Anto pada Selasa (9/11).
Soal gerbong PSM yang menjadi pengurus Golkar Makassar , Anto menuturkan tak melihat dari sisi itu. Namun melihat setiap usaha kader bagaimana bisa membesarkan Golkar.
"Bukan kita melihat dari hubungan itu. Tapi kita melihat kemampuan pribadi dalam berorganisasi. Khususnya berpartai politik," ujarnya.
Walau begitu, Anto menerangkan Golkar Makassar akan tetap melakukan evaluasi terhadap kinerja pengurus. Jika dinilai tak berkontribusi, maka siap-siap saja diganti.
Baca juga:Pastikan Musdalub Tanpa Keputusan, DPP Hanura Kaji Masukan 16 DPC di Sulsel
Adapun Sadakati Sukma diberi amanah sebagai Ketua Bagian Kaderisasi. Sadat sapaannya merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjend) Red Gank, salah satu suporter terbesar Juku Eja.
Sadat membenarkan ia bergabung ke Golkar Makassar . "Kuning (Golkar) dulu toh, nanti lagi merah (PSM)," singkatnya.
Baca juga:Komisioner KPU Sulsel Belum Kepikiran Berkiprah di Pusat
Sekretaris DPD II Golkar Makassar , Irianto Ahmad mengatakan pihaknya tak asal memasang nama orang sebagai pengurus. Melainkan sudah mendapatkan persetujuan dengan yang bersangkutan.
"Kita menginginkan komitmen pribadi terhadap organisasi. Dan mereka sudah melakukan itu. Iya, sebelum pengesahan kepengurusan (pakta integritasnya). Jadi kalau mereka memang tidak mau, ya kita ganti," kata Anto pada Selasa (9/11).
Soal gerbong PSM yang menjadi pengurus Golkar Makassar , Anto menuturkan tak melihat dari sisi itu. Namun melihat setiap usaha kader bagaimana bisa membesarkan Golkar.
"Bukan kita melihat dari hubungan itu. Tapi kita melihat kemampuan pribadi dalam berorganisasi. Khususnya berpartai politik," ujarnya.
Walau begitu, Anto menerangkan Golkar Makassar akan tetap melakukan evaluasi terhadap kinerja pengurus. Jika dinilai tak berkontribusi, maka siap-siap saja diganti.
Baca juga:Pastikan Musdalub Tanpa Keputusan, DPP Hanura Kaji Masukan 16 DPC di Sulsel
Lihat Juga :