Soal Kemasan Plastik Mengandung BPA, Kepala BPOM: Saya juga Baru Paham
Selasa, 09 November 2021 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
"Saya juga baru paham, belajar bahwa plastik yang PC, yang policarbonat, bahwa itulah yang ada potensi mengandung BPA,” kata Penny.
Penjelasan Penny tersebut merupakan jawaban atas pertanyaan anggota Komisi X dari Fraksi PKB Arzetti Bilbina. Ia juga mengaku kurang paham soal BPA. Arzetti lalu menyelipkan pertanyaan BPA ini disela sesi dengar pendapat yang agendanya membahas tentang vaksin antara Komisi IX DPR dengan Kemenkes, Satgas Covid-19, dan BPOM.
Baca juga: BPOM Kaji Risiko Ancaman Bahaya BPA pada Kemasan Minuman
Seperti diketahui, peraturan mengenai batas aman atau toleransi BPA dalam kemasan makanan ini sudah ada dalam Peraturan BPOM Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan, yang ditandatangani oleh Kepala BPOM Penny K Lukito. Di sana diatur semua persyaratan migrasi zat kontak pangan yang diizinkan digunakan sebagai kemasan pangan. Tidak hanya BPA saja, tapi juga zat kontak pangan lainnya.
Dalam rapat tersebut Penny menegaskan bahwa BPOM sangat concern berkaitan dengan BPA free ini. Hal ini seolah Penny tak peduli pendapat pakar plastik, pakar kesehatan, keamanan pangan, kemenperin, dan pengusaha akan potensi risiko dampak ekonomi dan sosial dari kebijakan pelabelan makanan minuman yang berpotensi terdapat migrasi BPA dari kemasan.
Penjelasan Penny tersebut merupakan jawaban atas pertanyaan anggota Komisi X dari Fraksi PKB Arzetti Bilbina. Ia juga mengaku kurang paham soal BPA. Arzetti lalu menyelipkan pertanyaan BPA ini disela sesi dengar pendapat yang agendanya membahas tentang vaksin antara Komisi IX DPR dengan Kemenkes, Satgas Covid-19, dan BPOM.
Baca juga: BPOM Kaji Risiko Ancaman Bahaya BPA pada Kemasan Minuman
Seperti diketahui, peraturan mengenai batas aman atau toleransi BPA dalam kemasan makanan ini sudah ada dalam Peraturan BPOM Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan, yang ditandatangani oleh Kepala BPOM Penny K Lukito. Di sana diatur semua persyaratan migrasi zat kontak pangan yang diizinkan digunakan sebagai kemasan pangan. Tidak hanya BPA saja, tapi juga zat kontak pangan lainnya.
Dalam rapat tersebut Penny menegaskan bahwa BPOM sangat concern berkaitan dengan BPA free ini. Hal ini seolah Penny tak peduli pendapat pakar plastik, pakar kesehatan, keamanan pangan, kemenperin, dan pengusaha akan potensi risiko dampak ekonomi dan sosial dari kebijakan pelabelan makanan minuman yang berpotensi terdapat migrasi BPA dari kemasan.
Lihat Juga :