Soal Kemasan Plastik Mengandung BPA, Kepala BPOM: Saya juga Baru Paham
Selasa, 09 November 2021 - 17:02 WIB
loading...
Kemasan plastik berbahan policarbonat ini berpotensi mengandung Bisfenol A (BPA). Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kemasan plastik berbahan polikarbonat (PC) sudah puluhan tahun digunakan secara aman dalam industri makanan dan minuman. Penggunaannya diatur dalam Peraturan BPOM Nomor 20 Tahun 2019.
Kemasan plastik berbahan policarbonat ini berpotensi mengandung Bisfenol A (BPA). Karenanya, polemik wadah plastik yang mengandung BPA mencuat karena dianggap menjadi ancaman serius bagi kesehatan, terutama pada bayi dan anak.
BPA disebut berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas. BPA merupakan bahan kimia untuk membuat plastik tetap keras dan tidak mudah hancur.
Baca juga: BPA Kemasan Plastik Ancam Ibu Hamil dan Lingkungan
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengaku baru paham dan belajar bahwa kemasan plastik berbahan PC berpotensi mengandung BPA. Hal itu terungkap saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Senin 8 November 2021.
Kemasan plastik berbahan policarbonat ini berpotensi mengandung Bisfenol A (BPA). Karenanya, polemik wadah plastik yang mengandung BPA mencuat karena dianggap menjadi ancaman serius bagi kesehatan, terutama pada bayi dan anak.
BPA disebut berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas. BPA merupakan bahan kimia untuk membuat plastik tetap keras dan tidak mudah hancur.
Baca juga: BPA Kemasan Plastik Ancam Ibu Hamil dan Lingkungan
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengaku baru paham dan belajar bahwa kemasan plastik berbahan PC berpotensi mengandung BPA. Hal itu terungkap saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Senin 8 November 2021.
Lihat Juga :