Memilukan, Balita di Pekalongan Tersambar Bola Api 2 Hari Tanpa Perawatan Medis
Senin, 08 November 2021 - 08:48 WIB
loading...
Seorang balita di Pekalongan, Jateng, mengalami luka bakar serius disekujur tubuhnya akibat tersambar bola api yang dimainkan kakaknya. Foto/iNews TV/Suryono Sukarno
A
A
A
PEKALONGAN - Ayyub hanya bisa tergeletak lemah di salah satu sudut ruang ICU RSUD Kraton Pekalongan, Jateng. Bocah berusia lima tahun ini, mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuhnya, usai tersambar bola api yang dimainkan kakaknya, pada Jumat (5/11/2021).
Baca juga: Kebakaran Warung Makan dan Rumah Warga di Rawamangun, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta
Ironisnya, Ayyub tidak langsung mendapatkan perawatan medis atas luka bakar yang dideritanya. Dia baru dilarikan ke ICU RSU Kraton Pekalongan, pada Minggu (7/11/2021). Pemicunya, kedua orang tua balita tersebut tak memiliki biaya untuk mengobatkan anaknya.
Musibah yang menimpa balita warga RT 8 RW 3 Desa Rowoyoso, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jateng tersebut, bermula saat sejumlah anak-anak tengah bermain bola api di depan rumahnya.
Baca juga: Didampingi Crazy Rich Surabaya, Gala Sky Anak Mendiang Vanessa Angel Terbang ke Jakarta
"Saat itu ada sisa bensin yang ditaruh di dalam botol tertumpah. Anak saya ini terpeleset akibat tumpahan bensin itu. Tiba-tiba api dari bola api yang tengah dimainkan anak-anak di depan rumah, langsung menyambar anak saya," ujar ayah korban, Khadirin, Senin (8/11/2021).
Khadirin mengaku, akibat keterbatasan biaya akhirnya Ayyub hanya dirawat di rumah selama dua hari. Peristiwa ini didengar suami Bupati Pekalongan, Ashraf, yang langsung membawa Ayyub berobat ke RSUD Kraton Pekalongan.
Baca juga: Kisah Wali Terapung Mbah Mudzakir, Berjihad Melawan Sekutu dalam Pertempuran 10 November
Petugas kesehatan di ICU RSUD Kraton Pekalongan, Tatik menyebutkan, saat ini kondisi pasien luka bakar sudah berangsur membaik. "Luka bakarnya ada di kaki, paha, wajah, dan bagian belakang tubuhnya," ungkap Tatik.
Baca juga: Kebakaran Warung Makan dan Rumah Warga di Rawamangun, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta
Ironisnya, Ayyub tidak langsung mendapatkan perawatan medis atas luka bakar yang dideritanya. Dia baru dilarikan ke ICU RSU Kraton Pekalongan, pada Minggu (7/11/2021). Pemicunya, kedua orang tua balita tersebut tak memiliki biaya untuk mengobatkan anaknya.
Musibah yang menimpa balita warga RT 8 RW 3 Desa Rowoyoso, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jateng tersebut, bermula saat sejumlah anak-anak tengah bermain bola api di depan rumahnya.
Baca juga: Didampingi Crazy Rich Surabaya, Gala Sky Anak Mendiang Vanessa Angel Terbang ke Jakarta
"Saat itu ada sisa bensin yang ditaruh di dalam botol tertumpah. Anak saya ini terpeleset akibat tumpahan bensin itu. Tiba-tiba api dari bola api yang tengah dimainkan anak-anak di depan rumah, langsung menyambar anak saya," ujar ayah korban, Khadirin, Senin (8/11/2021).
Khadirin mengaku, akibat keterbatasan biaya akhirnya Ayyub hanya dirawat di rumah selama dua hari. Peristiwa ini didengar suami Bupati Pekalongan, Ashraf, yang langsung membawa Ayyub berobat ke RSUD Kraton Pekalongan.
Baca juga: Kisah Wali Terapung Mbah Mudzakir, Berjihad Melawan Sekutu dalam Pertempuran 10 November
Petugas kesehatan di ICU RSUD Kraton Pekalongan, Tatik menyebutkan, saat ini kondisi pasien luka bakar sudah berangsur membaik. "Luka bakarnya ada di kaki, paha, wajah, dan bagian belakang tubuhnya," ungkap Tatik.
(eyt)
Lihat Juga :