Haji di Zaman Belanda, Jamaah Dikarantina Sebulan Sebelum Berangkat

Jum'at, 05 Juni 2020 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Ada dua lokasi yang digunakan untuk karantina haji pada masa itu, yaitu Pulau Rubiah, Sabang, Aceh dan Pulau Onrust, Kepulauan Seribu yang saat itu masuk wilayah Provinsi DKI Jakarta. Bagi jamaah haji dari Aceh dan daerah lain di Sumatera akan dikarantina di Pulau Rubiah, sedangkan jamaah haji di Jawa ditempatkan di Pulau Onrust.

Meski hampir berbarengan, tapi Pulau Rubiah adalah tempat pertama yang ditetapkan sebagai lokasi karantina haji. Pada 1920, dibangun beberapa gedung di atas lahan seluas 10 hektare untuk menampung jamaah haji. Kini ada dua bangunan yang masih berdiri meski tidak terawat, sementara bangunan lain sudah lapuk dimakan usia.

Salah satu keturunan pemilik sebagian tanah di Pulau Rubiah, Teuku Yahya menuturkan bahwa pada zaman kolonial Belanda, bangunan karantina haji memiliki berbagai fasilitas seperti penginapan, rumah sakit, laundri, kamar mandi, dan sumber listrik. Jamaah haji yang berangkat ke Tanah Suci dari jalur laut transit terlebih dahulu di Pulau Rubiah. Setelah masa karantina selesai, mereka baru diantarkan dengan kapal menuju kapal besar.

Selama proses karantina, kegiatan yang dilakukan jamaah adalah belajar manasik haji dan menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Pendiri Sabang Heritage Society (SHS), Albina Ar Rahman menjelaskan bahwa pemerintah kolonial Belanda mendirikan pusat karantina haji untuk kepentingan ekonomi dan politik. Gedung karantina haji dibangun untuk menarik simpati masyarakat Aceh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Penjualan Oleh-Oleh...
Penjualan Oleh-Oleh Haji di Tanah Abang Naik hingga 85 Persen
Kloter Pertama Jemaah...
Kloter Pertama Jemaah Haji 2026 Mulai Masuk Asrama Haji Pondok Gede
Menhaj dan Komisi VIII...
Menhaj dan Komisi VIII DPR Bahas Kesiapan Haji 1447 H/2026 M
Rekomendasi
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
5 Fakta Menarik Prancis...
5 Fakta Menarik Prancis Tim Pertama Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Awan Panas Guguran Meluncur...
Awan Panas Guguran Meluncur 2 Kilometer dari Puncak Merapi Pagi Ini
Sekolah Alam Arus Kualan...
Sekolah Alam Arus Kualan Kalbar Bukti Pendidikan Berkualitas Tak Bergantung Fasilitas
Geledah Ruko di Cipete...
Geledah Ruko di Cipete Selatan, Polda Metro Jaya Sita Dokumen dan Komputer
Kortastipidkor Polri...
Kortastipidkor Polri Datangi Ruko di Jalan Asem Cipete, Penggeledahan Lagi?
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
Infografis
Israel Bangkrut, Sebulan...
Israel Bangkrut, Sebulan Perang di Gaza Kuras Rp800 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved