Uang Ferry Dialihkan Jadi Sumbangan Masjid Setelah Dua Kali Ditolak NA

Sabtu, 06 November 2021 - 09:13 WIB
loading...
Uang Ferry Dialihkan...
Suasana persidangan Gubernur Sulsel non Aktif Nurdin Abdullah melalui virtual. Foto: Sindonews/Muchtamir Zaide
A A A
MAKASSAR - Gubernur Sulsel non aktif, Nurdin Abdullah (NA) secara tegas menyebut melakukan penolakan atas pemberian uang dari kontraktor. Termasuk dari Ferry Tanriadi yang justru dialihkan jadi sumbangan masjid.

Fakta tersebut terungkap dalam agenda pemeriksaan terhadap Nurdin Abdullah (NA) di Ruang Sidang Prof Harifin Tumpa, Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Jumat (5/11/2021).

Baca Juga: Nurdin Abdullah Ngaku Tak Pernah Intervensi Proses Tender Proyek

"Waktu itu dia (Ferry) minta waktu ketemu dengan saya melalui salah satu walpri tapi saya tidak diberi tahu namanya, ternyata itu adalah Ferry Tanriadi. Dia tawarkan saya uang operasional tapi saya bilang gak usah, perbaiki kualitas kerjaan saja," ungkap NA .

Nurdin Abdullah menjelaskan bahwa, Ferry Tanriadi beberapa kali menawarkan uang operasional, namun tetap ditolak.Karena didesak oleh Ferry kata Nurdin, ia kemudian meminta uang tersebut untuk dialokasikan ke pembangunan Masjid Ikhtiar Perdos Unhas saja yang saat ini dalam tahap pembangunan.

"Saya bilang kalau mau bantu kasi Masjid Ikhtiar saja. Pada bulan Februari, Syamsul lapor ke saya kalau dia terima Rp2,2 M dari Fery," jelasnya.

Terkait sumbangan tersebut, kata NA, telah dilaporkan kepada pengurus masjid . "Saya langsung lapor ke panitia karena kebetulan saya juga bagian dari panitia pembangunan masjid itu," sebutnya.

Sebagai panitia, NA memiliki tanggung jawab untuk mengumpulkan uang sebanyak Rp7,5 M demi pembangunan masjid. Sehingga, ia mengaku uang tersebut tak disimpan dalam rekening melainkan disimpan dalam brankas kecil miliknya di rumah pribadi di Perdos Unhas yang berhadapan langsung dengan Masjid Ikhtiar.

"Saya suruh Ferry kasi langsung ke panitia masjid lainnya, saya kirimkan nomor rekening tetapi dia kasi cash. Panitia lainnya juga bilang simpan saja dulu," beber mantan Bupati Bantaeng dua periode ini.

Baca Juga: Saksi Ahli Sebut Kasus Nurdin Abdullah Tidak Penuhi Unsur OTT

Saat ditanya oleh JPU KPK terkait siapa yang meminta untuk uangnya disimpan terlebih dulu, Nurdin menyebut nama panitia masjid. "Pak Latief," jawab NA.

Uang senilai Rp2,2 M juga Nurdin tukarkan dengan mata uang Singapura. Sehingga berubah menjadi 190.000 SGD.

"Saya bilang ini uang besar dan brankas saya itu kecil di rumah. Jadi saya bilang tukar ke USD biar bisa muat," katanya.

Kemudian ada pula penerimaan dari Haeruddin Rp1 M. Jika uang dari Ferry ia akui yang menginisiasi dialokasikan ke pembangunan Masjid Ikhtiar, sementara untuk sumbangan Haeruddin, Nurdin menuturkan bahwa Haeruddin yang meminta untuk dialokasikan membantu masjid.

Selain mengakui sebagai penghubung akan bantuan, Nurdin juga mengungkapkan mewakafkan lahan miliknya untuk pembangunan berbagai masjid, selain tanah untuk diwakafkan, NA juga mengungkap sumbangan berupa dana pribadi.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuasa Hukum Jokowi:...
Kuasa Hukum Jokowi: Saksi Penggugat justru Perkuat Bukti Keaslian Ijazah di Persidangan
Partai Perindo Sulsel...
Partai Perindo Sulsel Konsolidasikan 24 DPD, Nurdin Abdullah Serukan Penguatan Kerja Kolektif Hadapi Agenda Strategis ke Depan
1.082 Polisi Dikerahkan...
1.082 Polisi Dikerahkan Amankan Sidang Hasto Kristiyanto di PN Jakarta Pusat
Selebgram Isa Zega Lempar...
Selebgram Isa Zega Lempar Senyum saat Jalani Sidang Perdana di PN Kepanjen Malang
Pergantian Ketua PN...
Pergantian Ketua PN Gunung Sugih, Ennierlia Diminta Tegak Lurus terkait Dugaan Kriminalisasi Lansia
Muller Bersaudara Segera...
Muller Bersaudara Segera Diadili di PN Bandung dalam Kasus Dago Elos
Pengamat: Narasi Chromebook...
Pengamat: Narasi Chromebook Ferry Irwandi Tak Objektif, Hukum Pidana Itu Fakta Sidang
Hadiri Sidang Kasus...
Hadiri Sidang Kasus Chromebook, Nadiem Ungkap Habis Jalani Operasi Keempat
Cerita Saksi Sidang...
Cerita Saksi Sidang Pemerasan K3, Diberi Uang Rp1 Juta untuk Buka Rekening
Rekomendasi
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Berita Terkini
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved