Berikan Pelayanan Kesehatan Berbasis Islami untuk Masyarakat, Bupati Aceh Besar Raih KDI 2021

Sabtu, 06 November 2021 - 01:13 WIB
loading...
Berikan Pelayanan Kesehatan...
Bupati Aceh Besar Mawardi Ali meraih penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2021 untuk Kategori Kesehatan, yang digelar di iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat Jumat (5/11/2021).
A A A
JAKARTA - Bupati Aceh Besar Mawardi Ali meraih penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2021 untuk Kategori Kesehatan. Ajang penghargaan ini digelar oleh KORAN SINDO dan SINDOnews.com yang tergabung dalam MNC Portal Indonesia.

Penghargaan diberikan sebagai apresiasi kepada kepala daerah yang melakukan inovasi dan terobosan dalam membangun daerahnya. Acara apresiasi itu digelar di iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (5/11/2021).

Mawardi Ali menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras, sehingga meraih penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2021 untuk Kategori Kesehatan. Penghargaan ini tentu semakin mengharumkan nama Kabupaten Aceh Besar. “Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengucapkan terima kasih atas penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2021 untuk Kategori Kesehatan. Mudah-mudahan dengan adanya penghargaan tersebut, dapat lebih memotivasi kami semua untuk bekerja lebih baik lagi di masa-masa mendatang untuk kemajuan Aceh Besar,” katanya.


Penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2021 untuk Kategori Kesehatan, yang diraih tersebut tidak lepas dari program inovatif Bupati Aceh Besar dalam meningkatkan kualitas kesehatan di daerahnya. Salah satunya adalah Pelayanan Kesehatan Berbasis Islami atau syariah di Puskesmas Ingin Jaya, Gampong Lambaro.

Puskesmas Ingin Jaya merupakan Puskesmas pertama di Aceh Besar dan juga di Aceh yang di-launching sebagai Puskesmas berbasis pelayanan Islami atau syariah. Puskesmas ini nantinya akan menjadi Puskesmas percontohan, yang menerapkan nilai-nilai Islam dalam pemberian pelayanan berbasis syariat.

Dimulai dari nilai dan perilaku yang betul-betul menjadi Islami, sehingga pasien yang berobat ke Puskesmas merasa bagaikan berkunjung ke rumah saudaranya. Puskesmas Ingin Jaya memberikan kepuasan dalam pelayanan kepada pasien dengan konsep yang Islami, ramah, tersenyum, berdoa. Mengingatkan pasien salat dan seluruh kebutuhan spiritual pasien itu dipastikan berjalan dengan baik.

Menurut Mawardi Ali, dalam pengobatan, tidak selalu kita berurusan dengan obat. Tetapi kita juga menyentuh lewat rohani, dengan tutur kata yang santun, mengajak berzikir, juga mengajarkan doa-doa pilihan yang diajarkan Rasulullah ketika sedang dalam keadaan sakit.

Belum lama ini, Mawardi Ali yang menerima penghargaan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati atas keberhasilan menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Tahun 2020 dengan Capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-9, mengatakan sejak mulai merebaknya pandemi Covid-19 2020 silam, dirinya bersama Wakil Bupati Tgk. H. Husaini A. Wahab, langsung bergerak cepat untuk melakukan penanganan serius akibat pandemi tersebut.

Lulusan S1 Teknik Kimia, Universitas Syiah Kuala, ini juga mengajak seluruh lapisan masyarakat agar selalu taat dan patuh pada protokol kesehatan serta melaksanakan vaksinasi Covid-19. ”Kita melakukan ikhtiar secara konsisten dan terus-menerus dengan harapan pandemi Covid-19 ini secara berakhir dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti sediakala,“ kata Mawardi Ali.

Memang, saat ini vaksinasi Covid-19 terus disosialisasikan dan ditingkatkan. Bahkan, hal ini menjadi prioritas dari Presiden Joko Widodo yang pada pertengahan bulan September 2021 lalu berkunjung ke Aceh, termasuk memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dari pintu ke pintu di sejumlah gampong di Kecamatan Kutabaro, Aceh Besar.

Di antara tugas yang harus selalu dilakukan adalah sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat. Agar selalu memprioritaskan protokol kesehatan, dan pentingnya pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Berbarengan dengan hal itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar juga sudah meluncurkan program vaksinasi anak usia sekolah. Langkah ini dinilai sangat diperlukan untuk meningkatkan imunitas tubuh para pelajar. "Pandemi Covid-19 belum berakhir, karena itu berbagai upaya terus kita lakukan salah satunya pelaksanaan vaksinasi," terang Mawardi Ali.

Sebagai salah satu wujud kepedulian Pemkab Aceh Besar dalam bidang ekonomi rakyat adalah dengan menggratiskan olah tanah dan benih kepada ribuan petani agar lancar dalam melaksanakan penanaman padi musim tanam tahun lalu. Kegiatan ini didukung oleh jajaran Kodim 0101/BS dan seluruh PPL. Hasilnya sungguh luar biasa. Petani di Kabupaten Aceh Besar dapat meraih hasil mencapai 6-7 ton/hektare.

Bupati Aceh Besar memang patut mendapatkan Penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2021. Pria kelahiran Siem, Darussalam, Aceh Besar, Aceh, 2 Januari 1969, ini sudah banyak melakukan inovasi dan terobosan dalam membangun daerahnya. CM
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantu Kesehatan Perempuan,...
Bantu Kesehatan Perempuan, UNFPA Indonesia Terima Her Health Grant 2026 dari Organon
Ibu Melahirkan di Jalan...
Ibu Melahirkan di Jalan Rusak Mamuju Sulbar, Nihayatul DPR Soroti Ketimpangan Akses Kesehatan
Tingkatkan Literasi...
Tingkatkan Literasi Kesehatan Masyarakat, TBIG Gelar Pelatihan di Kalimantan
Permudah Akses Kesehatan...
Permudah Akses Kesehatan Bagi Masyarakat, Baznas RI Resmikan RSB di Kepulauan Riau
Sejarah dan Asal-usul...
Sejarah dan Asal-usul Jantho, Ibu Kota Kabupaten Aceh Besar
Tingkatkan Akses Kesehatan,...
Tingkatkan Akses Kesehatan, PTPN III Hibahkan Ambulans untuk Masyarakat Tanjung Selor Timur
Danone Bangun Infrastruktur...
Danone Bangun Infrastruktur Air Bersih untuk 36 Faskes di Aceh dan Sumut
Ravindra Usulkan Penggunaan...
Ravindra Usulkan Penggunaan AI untuk Jangkau Akses Kesehatan di Wilayah 3T
Perusahaan Asuransi...
Perusahaan Asuransi Ikut Membangun Akses Pendidikan dan Kesehatan di Pedalaman Mentawai
Rekomendasi
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Air Mata 2016, Sejarah...
Air Mata 2016, Sejarah 2026: Saat Dunia Tak Berhenti Bicarakan Messi
Berita Terkini
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 3 Tahun Lalu
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved