Masih PPKM Level 2, Wali Kota Bekasi Pertanyakan Kekurangan Wilayahnya

Jum'at, 05 November 2021 - 16:48 WIB
loading...
Masih PPKM Level 2,...
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mempertanyakan soal kekurangan wilayhnya dalam asesmen yang dilakukan dari Pemerintah Pusat. Foto: MNC Portal/Jonathan Simanjuntak
A A A
BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi angkat bicara soal penetapan Kota Bekasi yang masih berada di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 . Dia mempertanyakan soal kekurangan wilayah Kota Bekasi dalam asesmen yang dilakukan dari Pemerintah Pusat.

"Data ini, kita sajikan, kita sampaikan dimana nih kekurangan dari yang kita ada sekarang antara existing yang kita berjalan di Kota Bekasi dengan penentuan perpanjangan bahwa Kota Bekasi masih di level 2," tutur Rahmat Effendi di Stadion Patriot Chandrabaga Bekasi, Jumat (5/11/2021). Baca juga: Jakarta PPKM Level 1, KAI Commuter Tetap Berlakukan Pembatasan Kapasitas dan Jam Operasional

Adapun kajian soal evaluasi data tersebut telah disampaikan kepada pihak eksternal sebagai pemberi asesmen yakni kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Ketua Koordinator PPKM Jawa-Bali. Namun, sampai saat ini, pihaknya belum mendapatkan jawaban.

“Kan biasanya kita saat apa yang kita dapat dari sebuah proses terus penilaian dari pihak eksternal, itu dari Kementerian Kesehatan, Ketua PPKM Jawa Bali,” lanjutnya.



“Saat ini,belum dapat jawaban,” sambungnya.

Kata dia, vaksinasi di wilayahnya berjalan dengan baik dan mendekati angka 90 persen. Hal ini mengingat asesmen terhadap penetapan level PPKM juga menyangkut warga yang berhasil divaksin.

“Vaksinasi kita kan udah hampir 90 persen sebenarnya,” ucapnya. Baca juga: Jakarta PPKM Level 1, Pengunjung Boleh Makan di Restoran dan Kafe Area Bioskop

Namun, orang nomor 1 di Bekasi tersebut tetap optimistis, dalam asesmen penetapan Level PPKM wilayah selanjutnya akan mencapai level 1. Menurutnya, beberapa masalah kekurangan yang ada sekarang akan segera diperbaiki.

"Saya kira sebentar lagi Level 1 (PPKM) mungkin ada hal yang lain yang sekarang nyangkut di mana gitu. Misal di KPCPEN atau di mana, tapi kan sedang tabulasi terus, tabulasi terus,” tuturnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Jadwal, Jalur, dan Syarat...
Jadwal, Jalur, dan Syarat SPMB Kota Bekasi 2026 Jenjang SD dan SMP
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
18 Gol, 6 Piala Dunia:...
18 Gol, 6 Piala Dunia: Messi Bikin Klose Angkat Topi
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
Meski PPKM Sudah Dicabut,...
Meski PPKM Sudah Dicabut, Sejumlah Peraturan Ini Masih Berlaku
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved