Bupati Bantaeng Terima Penghargaan MKK dari BKKBN RI
Kamis, 04 November 2021 - 18:23 WIB
loading...
Bupati Bantaeng, Ilham Azikin menghadiri penyematan penghargaan oleh BKKBN RI, Kamis (4/11). Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Bupati Bantaeng, Ilham Azikin menerima penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Penyematan penghargaan dilakukan di Auditorium BKKBN Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (4/11).
Sebagai informasi, Bantaeng meraih MKK pada momentum Hari Keluarga Nasional, 29 Juni 2021. MKK merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah pusat melalui BKKBN kepada sosok yang dinilai mempunyai dedikasi tinggi terhadap program pengendalian penduduk dan keluarga berencana.
Baca juga:Masyarakat Diharap Jadikan Momentum Maulid untuk Jaga Kebersamaan
Dalam kesempatan itu, Bupati Bantaeng mengucapkan terima kasih atas anugerah MKK ini. Dia juga menyambut baik launching hasil pendataan keluarga 2021. Dia berharap, hasil PK21 ini dapat segera dimanfaatkan baik data dan informasi terkait potret kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga.
“Paling penting saat ini dibutuhkan data dan informasi keluarga yang berisiko stunting untuk bisa disandingkan dengan data lainnya dalam intervensi penanganan stunting di Bantaeng," jelas dia.
Sebagai informasi, Bantaeng meraih MKK pada momentum Hari Keluarga Nasional, 29 Juni 2021. MKK merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah pusat melalui BKKBN kepada sosok yang dinilai mempunyai dedikasi tinggi terhadap program pengendalian penduduk dan keluarga berencana.
Baca juga:Masyarakat Diharap Jadikan Momentum Maulid untuk Jaga Kebersamaan
Dalam kesempatan itu, Bupati Bantaeng mengucapkan terima kasih atas anugerah MKK ini. Dia juga menyambut baik launching hasil pendataan keluarga 2021. Dia berharap, hasil PK21 ini dapat segera dimanfaatkan baik data dan informasi terkait potret kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga.
“Paling penting saat ini dibutuhkan data dan informasi keluarga yang berisiko stunting untuk bisa disandingkan dengan data lainnya dalam intervensi penanganan stunting di Bantaeng," jelas dia.
Lihat Juga :