Bersihkan Barang Bukti Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Danu Diperiksa 5 Hari Berturut-turut

Kamis, 04 November 2021 - 13:10 WIB
loading...
Bersihkan Barang Bukti...
Muhammad Ramdanu atau Danu (kanan) didampingi kuasa hukumnya, Achmad Taufan usai diperiksa di Polres Subang. Foto/iNewsTV/Yudy Heryawan Juanda
A A A
SUBANG - Keponakan korban pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, Muhammad Ramdanu atau Danu kembali diperiksa penyidik Satreskrim Polres Subang selama lima hari berturut-turut.

Danu dicecar penyidik setelah mengungkapkan telah membersihkan bak mandi yang penuh dengan darah korban di tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan atas permintaan seorang oknum bantuan polisi (Banpol).

Baca juga: Kriminolog Sesalkan Saksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Kuras Bak Mandi Bercampur Darah usai Pembunuhan

Danu menjadi sorotan dan perbincangan di masyarakat karena merupakan saksi kunci dalam kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan anak gadisnya, Amelia Mustika Ratu (23) di rumah korban, Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Subang.

Danu kembali dipanggil polisi pada hari Rabu (4/11/2021) kemarin. Dengan demikian, sudah lima hari berturut-turut Danu diperiksa polisi.

Sosok Danu pun menjadi sorotan pasca menerobos dari garis polisi di TKP dan sempat membersihkan bak mandi yang berisi air bercampur dengan darah di rumah korban yang merupakan TKP pembunuhan.

Baca juga: Kecelakaan di Tol Cipali, Dekan Fakultas Peternakan UGM Prof Gede Suparta Budisatria Meninggal

Kuasa hukum Danu, Achmad Taufan menjelaskan, dalam pemeriksaan pihak penyidik menanyakan identitas dari kliennya. Selain itu, kuasa hukum juga menjelaskan bahwa Danu sempat memegang dari temuan barang bukti seperti gunting serta pisau cutter.

"Pemeriksaan hari ini pertanyaannya seperti kemarin juga, siapa Danu, keluarganya dan lain-lain. Tidak ke materi," ujar Achmad Taufan, dikutip Kamis (4/11/2021).

Terkait masalah Banpol sudah diperiksa atau belum itu kewenangan Polisi. "Menurut kami, Danu hadir di sana diminta oleh keluarga. Banpol itu ke sana juga pasti ada yang meminta," lanjutnya.

Menurut Achmad Taufan, jika Banpol sudah diperiksa maka akan diketahui siapa yang menyuruhnya dan seterusnya sehingga kasusnya akan jelas.

"Menurut keterangan klien kita, dia sempat menginjak gunting dan selanjutnya ditemukan cutter. Sempat dipegang karena dia yang nguras bak mandi. Dipegang dan ditunjukkan ke Banpol, kan kuncinya (rumah) yang pegang Banpol. Danu tidak bisa masuk ke TKP tanpa adanya suruhan atau perintah," tegasnya.

Diketahui Danu masuk ke TKP dan membersihkan bak mandi berisi air bercampur darah atas perintah dari oknum Banpol. Sebelumnya, Danu juga sempat diperiksa hingga tiga hari berturut-turut. Hal itu karena pada olah TKP, pemuda berusia dua puluh satu tahun itu sempat digigit anjing pelacak.

Sementara hingga hari ke tujuh puluh delapan pasca pembunuhan ibu dan anak, polisi belum juga mampu mengungkap siapa pelakunya. Kini polisi terus menggali informasi dan data serta mengumpulkan alat bukti, serta telah memeriksa sebanyak lima puluh empat saksi.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Tragis, Pria Tewas Dibacok...
Tragis, Pria Tewas Dibacok OTK di Cengkareng
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
Polres Maluku Kirim...
Polres Maluku Kirim SPDP Penusukan Nus Kei ke Jaksa, Pelaku Dijerat Hukuman Mati
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Rekomendasi
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Davina Karamoy Penuhi...
Davina Karamoy Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Puluhan Siswa SMAN 48...
Puluhan Siswa SMAN 48 Ikuti Pelatihan Pemantauan Cuaca Jakarta
Hotel Sultan Tercatat...
Hotel Sultan Tercatat sebagai Barang Milik Negara, Pengelolaan Aset Ikuti PMK
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved