Harga Minyak Goreng Meroket, Pedagang dan Pengusaha Makanan Menjerit
Selasa, 02 November 2021 - 19:36 WIB
loading...
Pengusaha makanan dan gorengan keripik singkong merasakan dampak luar biasa akibat naiknya harga minyak goreng dan curah yang terjadi dalam dua bulan terakhir. Foto/MPI/Adi Haryanto
A
A
A
BANDUNG BARAT - Pemerintah diminta segera mengendalikan kenaikan harga minyak goreng yang sudah berlangsung selama dua bulan terakhir. Pasalnya seluruh jenis minyak goreng termasuk minyak curah, mengalami kenaikan harga antara Rp3.000 hingga Rp5.000/kilogram.
Seperti pantauan yang terlihat di Pasar Antri Baru, Jalan Sriwijaya, Kota Cimahi. Sejumlah pedagang sudah menaikkan harga jual minyak goreng seiring kenaikan harga dari pihak distributor. Walaupun di sisi lain jadi memberatkan ke pelanggan yang biasa berbelanja.
Baca juga: Angka Perceraian ASN Bandung Barat Tinggi, Salah Satu Penyebabnya Perselingkuhan
"Harganya terus naik sementara barang gak ada, ini yang dijual juga sisa stok," kata pedagang minyak goreng Haji Teguh (50), Selasa (2/11/2021).
Berdasarkan data, harga minyak goreng kemasan ukuran 2 liter saat ini berkisar Rp35.000 dari semula Rp30.000. Untuk minyak curah naik menjadi Rp20.000/liter dari semula Rp18.000-19000/liter. Pedagang mengaku tidak tahu percis apa yang jadi pemicu kenaikan tersebut.
Seperti pantauan yang terlihat di Pasar Antri Baru, Jalan Sriwijaya, Kota Cimahi. Sejumlah pedagang sudah menaikkan harga jual minyak goreng seiring kenaikan harga dari pihak distributor. Walaupun di sisi lain jadi memberatkan ke pelanggan yang biasa berbelanja.
Baca juga: Angka Perceraian ASN Bandung Barat Tinggi, Salah Satu Penyebabnya Perselingkuhan
"Harganya terus naik sementara barang gak ada, ini yang dijual juga sisa stok," kata pedagang minyak goreng Haji Teguh (50), Selasa (2/11/2021).
Berdasarkan data, harga minyak goreng kemasan ukuran 2 liter saat ini berkisar Rp35.000 dari semula Rp30.000. Untuk minyak curah naik menjadi Rp20.000/liter dari semula Rp18.000-19000/liter. Pedagang mengaku tidak tahu percis apa yang jadi pemicu kenaikan tersebut.
Lihat Juga :