Angka Perceraian ASN Bandung Barat Tinggi, Salah Satu Penyebabnya Perselingkuhan

Selasa, 02 November 2021 - 18:09 WIB
loading...
Angka Perceraian ASN...
Angka perceraian ASN di Bandung Barat tinggi, salah satu sebabnya perselingkuhan.Foto/ilustrasi
A A A
BANDUNG BARAT - Angka perceraian di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) selama dua tahun terakhir meningkat tajam dibandingkan sebelumnya.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengelola Sumber Daya Manusia (BKPSDM), KBB, jumlah PNS yang mengajukan permohonan perceraian mencapai 52 orang. Rinciannya, tahun 2020 ada 29 orang dan tahun 2021 ada 23 orang.

Baca juga: Awas! Hujan Besar Terus Mengguyur, Tinggi Muka Air Citarum Naik

"Selama pandemi COVID-19, angka perceraian di kalangan PNS meningkat, penyebabnya berbagai macam. Kebanyakan dari kalangan guru dan yang menggugat justru perempuannya," kata Kepala BKPSDM, KBB, Asep Ilyas, Selasa (2/11/2021).

Asep menyebutkan, dari jumlah di atas, sebanyak 32 orang sudah diterbitkan Surat Keputusan (SK) perceraian dari Pemkab Bandung Barat. Rinciannya tahun 2020 ada 23 orang yang terbit, dan tahun 2021 ada 9 orang yang terbit.

Kemudian masih ada 19 PNS yang sedang berproses menuju perceraian. Rinciannya, tahun 2020 ada 5 orang dan tahun 2021 ada 14 orang. Sementara yang memilih untuk rujuk kembali dalam dua tahun terkahir hanya ada satu orang.

Menurutnya, ada berbagai faktor pemicu perceraian PNS di KBB. Sebagian besar karena didominasi karena faktor ekonomi, meskipun ada pula yang dikarenakan adanya perselingkuhan atau memiliki wanita idaman lain (WIL).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Menteri dan Deretan...
Menteri dan Deretan Tokoh Daerah Bedah Transisi Ekonomi Jakarta
Kolaborasi Pemprov dan...
Kolaborasi Pemprov dan BI Jakarta Dorong Industri Film sebagai Pertumbuhan Ekonomi Baru
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Tumbuh Kuat
Jelang WFH Perdana,...
Jelang WFH Perdana, Produktivitas ASN Jakarta Dipantau melalui Sistem Monitoring
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Clara Shinta dan Muhammad...
Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad Rujuk, Gugatan Cerai Resmi Dicabut
Ruben Onsu Tegur Keras...
Ruben Onsu Tegur Keras Giorgio: Jangan Buat Kesan Seolah Ayahnya Sudah Tidak Ada
Rekomendasi
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
Jurgen Klopp Jadi Salah...
Jurgen Klopp Jadi Salah Satu Kandidat Kuat Pelatih Timnas Jerman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved