Bupati Simalungun Pastikan Warga Terdampak Covid 19 Dapat Bantuan
Rabu, 22 April 2020 - 13:15 WIB
loading...
Bupati Simalungun JR Saragih saat memberikan arahan kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19. Foto/Sindonews.com/Ist
A
A
A
SIMALUNGUN - Bupati Simalungun JR Saragih memastikan bantuan kepada warga yang terdampak pandemi Covid 19 segera disalurkan.
Melalui Sekdakab Simalungun Mixnon Andreas Simamora didampingi humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19,bupati JR Saragih mengatakan, pemerintah daerah saat ini sedang melakukan verifikasi data warga penerima bantuan, sehingga penyalurannya tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.
Menurut Mixnon, ada sekitar 150.000 warga terdampak pandemi Covid 19 yang diprioritaskan akan menerima bantuan dari pemerintah kabupaten provinsi dan pusat. (Baca juga: Brimob Polda Sumut Berbagi Makan Malam Gratis )
Sesuai Data Terpadu Keluarga Sosial (DTKS) atau Basis Data Terpadu (BDT) jumlah warga miskin atau tidak mampu, sebanyak 83 ribu orang,dan pemberian bantuannya akan ditanggulangi oleh pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah pusat.
Sedangkan warga tidak mampu yang terdampak Covid 19,akibat kehilangan pekerjaan akibat di PHK,atau dirumahkan, usahanya tutup, sehingga perekonomiannya terpuruk,sebanyak 71 ribi orang.
Melalui Sekdakab Simalungun Mixnon Andreas Simamora didampingi humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19,bupati JR Saragih mengatakan, pemerintah daerah saat ini sedang melakukan verifikasi data warga penerima bantuan, sehingga penyalurannya tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.
Menurut Mixnon, ada sekitar 150.000 warga terdampak pandemi Covid 19 yang diprioritaskan akan menerima bantuan dari pemerintah kabupaten provinsi dan pusat. (Baca juga: Brimob Polda Sumut Berbagi Makan Malam Gratis )
Sesuai Data Terpadu Keluarga Sosial (DTKS) atau Basis Data Terpadu (BDT) jumlah warga miskin atau tidak mampu, sebanyak 83 ribu orang,dan pemberian bantuannya akan ditanggulangi oleh pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah pusat.
Sedangkan warga tidak mampu yang terdampak Covid 19,akibat kehilangan pekerjaan akibat di PHK,atau dirumahkan, usahanya tutup, sehingga perekonomiannya terpuruk,sebanyak 71 ribi orang.
Lihat Juga :