Terancam Punah! Raptor Indonesia Ungkap Fakta 2.400 Elang Jawa Diperdagangkan Bebas di Media Sosial
Selasa, 02 November 2021 - 10:21 WIB
loading...
A
A
A
"Melalui perdagangan media sosial Facebook Instagram media sosial itu tahun 2015 itu dijual sekitar 2.400 ekor, paling murah dijual Rp 500.000, sampai Rp 8 jutaan. Satu tahun dijual 240 ekor, termasuk diantaranya 127 ekor elang Jawa. Itu dari online kalau yang perburuannya kita nggak tahu gimana," kata dia.
Baca juga: Mampu Bertahan di Masa Pandemi, Gubernur Khofifah Acungi Jempol Kawasan Industri Nganjuk
Para pelaku perburuan dan perdagangan satwa dilindungi sendiri beberapa telah diberikan hukuman yang berkekuatan hukum tetap. Hal ini sebagai bagian dari upaya efek jera kepada para pelaku, tetapi pihaknya tidak mengetahui bagaimana modus dan sistem perburuan Elang Jawa.
"Kalau yang perburuannya kita nggak tahu gimana. Tapi ada yang ditindak,itu yang kita ketahui ada beberapa yang yang terutama dari Mabes (Mabes Polri)," ungkap dia.
Selain perburuan liar dan perdagangan satwa, ancaman kerusakan habitat hutan menjadi hal yang serius yang mengancam. Apalagi beberapa pembangunan infrastruktur yang digalakkan terkadang mempengaruhi habitat Elang Jawa.
Baca juga: Mampu Bertahan di Masa Pandemi, Gubernur Khofifah Acungi Jempol Kawasan Industri Nganjuk
Para pelaku perburuan dan perdagangan satwa dilindungi sendiri beberapa telah diberikan hukuman yang berkekuatan hukum tetap. Hal ini sebagai bagian dari upaya efek jera kepada para pelaku, tetapi pihaknya tidak mengetahui bagaimana modus dan sistem perburuan Elang Jawa.
"Kalau yang perburuannya kita nggak tahu gimana. Tapi ada yang ditindak,itu yang kita ketahui ada beberapa yang yang terutama dari Mabes (Mabes Polri)," ungkap dia.
Selain perburuan liar dan perdagangan satwa, ancaman kerusakan habitat hutan menjadi hal yang serius yang mengancam. Apalagi beberapa pembangunan infrastruktur yang digalakkan terkadang mempengaruhi habitat Elang Jawa.
Lihat Juga :