Masika ICMI Siap Manfaatkan Teknologi Informasi untuk Berdakwah
Senin, 01 November 2021 - 20:58 WIB
loading...
A
A
A
Sebab, lanjut Ismail, sebagian besar aktivitas manusia yang terkadang menghambat aktivitas ibadahnya telah diambil alih perannya oleh teknologi. "Sehingga manusia tidak lagi beralasan sibuk melakukan berbagai aktivitas sampai melupakan Tuhannya," ujar Ismail. Baca juga: Akselerasi Transformasi Digital, Tingkatkan Pelayanan Pemerintah Daerah
Ia mengingatkan, hal terpenting yang harus disadari dan dipahami oleh para cendekiawan yakni mampu mengontrol perkembangan dan kemajuan teknologi. "Cendikiawan muslim harus dapat mengemas informasi sedemikian rupa agar tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan amar ma’ruf dan nahi mungkar bisa dilaksanakan dengan baik dan mampu dicerna oleh masyarakat," bebernya.
Apa yang disampaikan Ismail merupakan respons atas pernyataan Ketua Umum ICMI Prof. Jimly Assidqe. Pada saat pelantikan pengurus Nasional Masika ICMI periode 2021-2026, Minggu (31/10/2021) Jimly meminta para pengurus nasional Masika ICMI mulai memanfaatkan era digital.
Program konkret tersebut, menurut Jimly, harus bisa dirasakan masyarakat termasuk generasi milenial. “Pandemi COVID-19 berdampak buruk dan dianggap bencana, tapi juga memberikan rahmat dan manfaat kepada masyarakat untuk dapat menyesuaikan diri dengan perubahan era digital,” ujar Jimly.
Ia mengingatkan, hal terpenting yang harus disadari dan dipahami oleh para cendekiawan yakni mampu mengontrol perkembangan dan kemajuan teknologi. "Cendikiawan muslim harus dapat mengemas informasi sedemikian rupa agar tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan amar ma’ruf dan nahi mungkar bisa dilaksanakan dengan baik dan mampu dicerna oleh masyarakat," bebernya.
Apa yang disampaikan Ismail merupakan respons atas pernyataan Ketua Umum ICMI Prof. Jimly Assidqe. Pada saat pelantikan pengurus Nasional Masika ICMI periode 2021-2026, Minggu (31/10/2021) Jimly meminta para pengurus nasional Masika ICMI mulai memanfaatkan era digital.
Program konkret tersebut, menurut Jimly, harus bisa dirasakan masyarakat termasuk generasi milenial. “Pandemi COVID-19 berdampak buruk dan dianggap bencana, tapi juga memberikan rahmat dan manfaat kepada masyarakat untuk dapat menyesuaikan diri dengan perubahan era digital,” ujar Jimly.
(don)
Lihat Juga :