Kisah Perang Saudara di Balik Legenda Terbelahnya Pulau Jawa dan Sumatera

Senin, 01 November 2021 - 20:32 WIB
loading...
A A A
Daya ledaknya diperkirakan mencapai 30.000 kali bom atom yang diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki di akhir Perang Dunia II hingga menyebabkan perubahan iklim global. Dunia sempat gelap selama dua setengah hari akibat debu vulkanis yang menutupi atmosfer dan matahari bersinar redup sampai setahun berikutnya.

Namun, di balik dua teori tersebut, berkembang cerita di masyarakat terkait asal muasal terbelahnya Pulau Jawa dan Sumatera itu. Meski secara nalar dan logika sukar diterima, namun cerita itu banyak dipercaya hingga menjadi legenda.

Selat Sunda sendiri merupakan selat yang menghubungkan Jawa dan Sumatera serta menghubungkan Laut Jawa dengan Samudera Hindia. Dalam legenda, terbentuknya Selat Sunda juga mengawali cerita terbentuknya Gunung Krakatau.

Masyarakat percaya bahwa Selat Sunda terbentuk berkat kekuasaan seorang raja yang berkuasa atas tanah Jawa dan Sumatera yang kalau itu merupakan satu daratan, yakni Prabu Rakata. Prabu Rakata dikenal sebagai raja yang adil dan bijaksana dan memiliki dua orang putera bernama Raden Sundana dan Raden Tapabaruna.

Di usianya yang telah senja, Prabu Rakata atau dikenal juga dengan nama Krakatau itu berniat untuk membagi wilayah kekuasaannya, yakni wilayah barat yang kini menjadi Pulau Sumatera dan Timur yang kini menjadi Pulau Jawa.

Selain usianya yang telah senja, niat Prabu Rakata juga didasari keinginannya untuk mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Kedua alasan tersebut membuat tekad Prabu Rakata menyerahkan wilayah kekuasaannya kepada kedua putranya semakin kuat.

Tiba di hari penentuan, Prabu Rakata pun akhirnya menyerahkan wilayah barat kepada Raden Tapabaruna dan wilayah timur kepada Raden Sundana. Pembagian wilayah tersebut dilakukan sangat adil oleh Prabu Rakata karena tak ingin kedua putranya berselisih pascapembagian wilayah kekuasaannya itu.

Kala itu, kedua putra Prabu Rakata pun menerima dengan baik keputusan ayahandanya itu. Prabu Rakata pun akhirnya pergi dari kerajaan dengan hati yang tenang menuju sebuah tempat untuk menyepi. Hanya sebuah guci yang dia bawa dari kerajaaan untuk menemani hari-harinya mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Sumatera Blackout, AHY:...
Sumatera Blackout, AHY: Sedang Diinvestigasi Permasalahan Utama
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Puncak Arus Balik Lebaran...
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, 142.288 Orang dan 37.634 Menyeberang ke Pulau Jawa
DPR Apresiasi Polda...
DPR Apresiasi Polda Riau Bongkar Jaringan Perburuan Gajah Sumatera
Waspada! Hujan Lebat...
Waspada! Hujan Lebat Berpotensi Melanda Pulau Jawa hingga 21 Februari 2026
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
DPR: Blackout Sumatera...
DPR: Blackout Sumatera Dipicu Putusnya Kabel Transmisi, Bukan Sabotase
Rekomendasi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Terkenal Fanatik, Suporter...
Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved