Awal Tahun 2022, Sumsel Diprediksi Bebas COVID-19
Senin, 01 November 2021 - 14:24 WIB
loading...
A
A
A
"Ketiga kasus itu yakni berasal dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dan Kota Palembang. Kondisi tersebut jauh lebih baik dibandingkan Agustus lalu sebanyak 200-300 orang perhari," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy. Baca juga: Sudin Parekraf Pemkot Jaksel Harap Pekerja Seni Bangkitkan Kembali Ekonomi Kreatif
Dijelaskan juga, untuk angka kesembuhan bertambah 28 orang menjadi 56.726 kasus dari sebelumnya 56.692 orang se-Sumsel. Bahkan, beberapa hari lalu terdapat satu daerah yakni Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang sudah masuk ke dalam zona hijau atau tidak ditemukan kasus COVID-19.
Sedangkan 16 kabupaten/kota lainnya berada pada zona kuning atau penyebaran dengan risiko rendah. "Kabupaten Muba menjadi salah satu daerah yang berhasil menekan penyebaran COVID-19, dari 11 konfirmasi aktif menjadi 0 sejak Jumat (29/10/2021) kemarin," ungkap Lesty.
Lesty menjelaskan, untuk cakupan vaksinasi saat ini untuk dosis pertama sudah mencapai 2.447.134 orang atau 28,82 persen dari 17 kabupaten kota, dosis kedua 1.500.851 atau 23,81 persen, dan dosis ketiga 33.369 orang atau 68,09 persen.
"Vaksinasi terus kami dorong bersama Forkompimda dengan menerapkan program "Keroyok Vaksin" untuk mencapai kekebalan kelompok 70 persen dari 6,3 juta penduduk sasaran vaksinasi," kata Lesty.
Dijelaskan juga, untuk angka kesembuhan bertambah 28 orang menjadi 56.726 kasus dari sebelumnya 56.692 orang se-Sumsel. Bahkan, beberapa hari lalu terdapat satu daerah yakni Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang sudah masuk ke dalam zona hijau atau tidak ditemukan kasus COVID-19.
Sedangkan 16 kabupaten/kota lainnya berada pada zona kuning atau penyebaran dengan risiko rendah. "Kabupaten Muba menjadi salah satu daerah yang berhasil menekan penyebaran COVID-19, dari 11 konfirmasi aktif menjadi 0 sejak Jumat (29/10/2021) kemarin," ungkap Lesty.
Lesty menjelaskan, untuk cakupan vaksinasi saat ini untuk dosis pertama sudah mencapai 2.447.134 orang atau 28,82 persen dari 17 kabupaten kota, dosis kedua 1.500.851 atau 23,81 persen, dan dosis ketiga 33.369 orang atau 68,09 persen.
"Vaksinasi terus kami dorong bersama Forkompimda dengan menerapkan program "Keroyok Vaksin" untuk mencapai kekebalan kelompok 70 persen dari 6,3 juta penduduk sasaran vaksinasi," kata Lesty.
(don)
Lihat Juga :