Wilayahnya Rawan Banjir, Karawang Kekurangan Perahu Karet untuk Evakuasi
Senin, 01 November 2021 - 09:40 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Yasin, luas daerah rawan banjir saat ini mencapai 11 kecamatan. Sehingga kebutuhan perahu karet sang penting. Apalagi banjir tahun lalu sudah mencapai 29 kecamatan sehingga tim evakuasi harus membuat skala prioritas melakukan evakuasi.
Baca juga: Penembak Jitu Diterjunkan di Gresik Basmi Hama Tikus yang Resahkan Petani
"Biasanya kita utamakan terlebih dahulu warga yang paling banyak terdampak. Kemudian jika sudah selesai baru pindah ke tempat lain," katanya.
Untuk mengatasi kekurangan perahu karet, kata Yasin, pihaknya biasanya meminta bantuan ke Polres Karawang atau Kodim yang memiliki perahu karet. Bantuan lain biasanya datang dari SAR provinsi Jawa Barat. "Tapi kalau banjirnya merata dibanyak tempat ya terpaksa kita harus antri menungggu yang lain selesai," katanya.
Yasin mengatakan, puncak hujan akan terjadi pada awal tahun. Oleh karena itu pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang berada dilokasi rawan banjir. "Kami sudah sosialisasikan agar masyarakat menjaga kewaspadaan terutama diwilayah bantaran sungai. Apalagi hujan tahun ini oleh La-Nina jadi cukup berbahaya," katanya.
Baca juga: Penembak Jitu Diterjunkan di Gresik Basmi Hama Tikus yang Resahkan Petani
"Biasanya kita utamakan terlebih dahulu warga yang paling banyak terdampak. Kemudian jika sudah selesai baru pindah ke tempat lain," katanya.
Untuk mengatasi kekurangan perahu karet, kata Yasin, pihaknya biasanya meminta bantuan ke Polres Karawang atau Kodim yang memiliki perahu karet. Bantuan lain biasanya datang dari SAR provinsi Jawa Barat. "Tapi kalau banjirnya merata dibanyak tempat ya terpaksa kita harus antri menungggu yang lain selesai," katanya.
Yasin mengatakan, puncak hujan akan terjadi pada awal tahun. Oleh karena itu pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang berada dilokasi rawan banjir. "Kami sudah sosialisasikan agar masyarakat menjaga kewaspadaan terutama diwilayah bantaran sungai. Apalagi hujan tahun ini oleh La-Nina jadi cukup berbahaya," katanya.
(msd)
Lihat Juga :