FT UNY Rancang Kendaraan Operasional Tim Medis Tangani Covid-19

Rabu, 22 April 2020 - 14:00 WIB
loading...
FT UNY Rancang Kendaraan...
FT UNY Rancang Kendaraan Operasional Tim Medis Tangani Covid-19
A A A
YOGYAKARTA - Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengembangkan kendaraan operasional bagi tenaga medis untuk perawatan pasien covid-19 yang diberinama KOPeC19. Kendaraan ini untuk menghindarkan tenaga medis dari tertularnya virus saat menanggani pasien Covid-19. Saat ini KOPeC19 masuk dalam tahap pembuatan prototype.

Dosen FT UNY, Mashoedah mengatakan, ide pembuatan kendaraan ini karena tenaga medis yang menanggani kasus Covid-19 sangat rentan tertular
corona. Terbukti anyak yang terpapar, bahkan sudah puluhan yang meninggal. Karena itu, mencari solusi untuk membantu tenaga medis agar tidak tertular Covid-19. Yaitu kendaraan untuk membantu tenaga medis di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya untuk meningkatkan rasa aman dan nyaman dalam melaksanakan tugasnya.

"Berawal dari itu, saya menuangkan gagasan dalam sketsa gambar, selanjutnya dikomunikasikan dengan beberapa rekan dosen dan mahasiswa. Setelah melalui diskusi secara online dan menentukan rancangan serta komponen-komponenya. Kemudian dibentuk tim untuk melaksanakan pekerjaan pembuatan KOPeC19 ini,” kata Mashoedah, Rabu (22/4/2020).

Mashoedah menjelaskan KOPeC19 seperti kendaraan umumnya yang memiliki pintu masuk di samping kiri yang dilapisi karet rubber rapat pada sisinya, namun yang membedakan bentuknya yang menyerupai kapsul sehingga dapat dioperasikan secara mandiri oleh tenaga medis.

KOPeC19 dapat digerakkan maju, mundur, belok kiri dan kanan dengan ukuran diameter kurang dari 80 cm sehingga memungkinkan untuk keluar masuk pintu kamar rumah sakit.

Di bagian depan kendaraan ini diberikan akses untuk menjulurkan tangan dalam bentuk sarung tangan berbetuk belalai yang fleksibel sehingga tangan tenaga medis terlindungi saat memberikan perawatan pada pasien. Bagian dalam KOPeC19 dilengkapi pendingin (air conditioner) dan sound system untuk memperlancar komunikasi dengan pasien.

“Selain itu, ada pula perlengkapan medis, urinoir, dasboard kendali, monitor kamera belakang dan fasilitas lain yang diperlukan oleh tenaga medis selama menjalankan tugas,” jelasnya.

Menurut Mashoedah meski KOPeC19 berbentuk kapsul, kendaraan ini didesain memiliki tempat duduk dan sandaran bagi operator, agar tenaga medis tetap merasa nyaman ketika bertugas didalam kendaraan ini. Penggerak menggunakan motor Brush Less DC motor (BLDC) yang dapat dioperasikan dalam dua mode, manual dan otomatis.

Untuk menjamin steril dari virus, pengguna kendaraan ini tetap perlu proses sterilisasi sebelum dan sesudah digunakan."Kami terus berusaha agar bisa segera rampung dan sangat berharap nantinya alat ini dapat memberikan manfaat nyata untuk membantu tenaga medis dalam penanganan Covid-19,” harapnya.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UNY Tingkatkan Kesadaran...
UNY Tingkatkan Kesadaran Pengelolaan Arsip Keluarga
Viral Video Mahasiswa...
Viral Video Mahasiswa Dicekik Dosen saat Demo di UNY, Begini Faktanya
Protes Kenaikan UKT,...
Protes Kenaikan UKT, Ketua BEM UNY Diintimidasi Beasiswa Bakal Dicabut
UNY Klaim Tak Ada Tekanan,...
UNY Klaim Tak Ada Tekanan, Mahasiswa Berharap Dosen dan Guru Besar Segera Bersikap
Tak Kantungi Izin Kampus,...
Tak Kantungi Izin Kampus, Ajakan Diskusi Agar UNY Bersikap Dibubarkan Rektorat
Sebar Hoaks Pencabulan...
Sebar Hoaks Pencabulan Mahasiswi UNY, Pemuda Yogyakarta Ditahan Polda DIY
Motif Skandal Riset...
Motif Skandal Riset Palsu Internasional, Pelaku Incar Travel Grant ke Luar Negeri
Skandal Riset Palsu...
Skandal Riset Palsu Internasional, Mendiktisaintek Ungkap 4 Terduga Pelaku Lulusan UNY
Jurusan UNY Terketat...
Jurusan UNY Terketat dan Paling Diminati Calon Mahasiswa di SNBT 2026
Rekomendasi
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
Berita Terkini
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved