Gencar Lakukan Vaksinasi COVID-19, Menkumham Apresiasi Forkopimda Kaltim
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 17:51 WIB
loading...
A
A
A
"Ini termasuk baik sekali. Harus menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh nakes, TNI serta Polri yang membantu pemerintah daerah untuk melakukan program vaksinasi COVID-19, " papar Yasona dalam sambutan pembukaan Sosialisasi Perseroan Perorangan dan Seminar Kemudahan Berusaha di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan.
Yasonna mengakui, bahwa peran TNI dan Polri dalam kegiatan percepatan vaksinasi COVID-19 berjalan maksimal, sehingga diharapkan percepatan herd immunity bisa lekas tercapai. "Memang kita harus akui peran TNI dan Polri sangat maksimal dalam bekerjasama dengan pemerintah daerah menekan laju pandemi COVID-19, " ungkapnya.
Kendati angka kasus terkonfirmasi COVID-19 terus menunjukkan tren penurunan, Yasonna meminta kepada seluruh masyarakat agar terus disiplin menerapkan protokol kesehatan dan tidak lengah.
Baca juga: Komandan Tim Badan Intelijen Strategis TNI Tewas Usai Ditembak OTK di Pidie
"Seperti disampaikan Bapak Presiden, kendatipun kita berhasil menekan laju penyebaran COVID-19, namun tetap disiplin protokol kesehatan. Dahulu Indonesia paling berat, dan sampai tidak diizinkan masuk ke negara lain. Sekarang kita mengalami perubahan yang sangat signifikan, dan diakui oleh negara-negara di dunia, tetapi kita tidak boleh lengah," paparnya.
Tercatat berdasarkan data Satgas COVID-19 Provinsi Kaltim, pada Minggu (24/10/2021) tercatat dari sepuluh kabupaten dan kota di Kaltim, lima wilayah di antaranya Samarinda, Balikpapan, Bontang, Berau, dan Kutai Barat, masuk zona oranye.
Yasonna mengakui, bahwa peran TNI dan Polri dalam kegiatan percepatan vaksinasi COVID-19 berjalan maksimal, sehingga diharapkan percepatan herd immunity bisa lekas tercapai. "Memang kita harus akui peran TNI dan Polri sangat maksimal dalam bekerjasama dengan pemerintah daerah menekan laju pandemi COVID-19, " ungkapnya.
Kendati angka kasus terkonfirmasi COVID-19 terus menunjukkan tren penurunan, Yasonna meminta kepada seluruh masyarakat agar terus disiplin menerapkan protokol kesehatan dan tidak lengah.
Baca juga: Komandan Tim Badan Intelijen Strategis TNI Tewas Usai Ditembak OTK di Pidie
"Seperti disampaikan Bapak Presiden, kendatipun kita berhasil menekan laju penyebaran COVID-19, namun tetap disiplin protokol kesehatan. Dahulu Indonesia paling berat, dan sampai tidak diizinkan masuk ke negara lain. Sekarang kita mengalami perubahan yang sangat signifikan, dan diakui oleh negara-negara di dunia, tetapi kita tidak boleh lengah," paparnya.
Tercatat berdasarkan data Satgas COVID-19 Provinsi Kaltim, pada Minggu (24/10/2021) tercatat dari sepuluh kabupaten dan kota di Kaltim, lima wilayah di antaranya Samarinda, Balikpapan, Bontang, Berau, dan Kutai Barat, masuk zona oranye.
Lihat Juga :