Melihat Kajian Rumah Panggung Woloan dalam Program Dosen Membangun Desa
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 14:17 WIB
loading...
A
A
A
Tujuh (7) fitur umum hunian tradisional di Asia Tenggara yakni hunian tripartite, berlantai dengan berbagai ketinggian, atap yang condong keluar, hiasan pada wuwung, atap yang melengkung seperti sadel kuda dan treatment berbeda kayu antara akar dan pucuk.
Untuk arsitek rumah panggung Woloan merupakan Huniatan Tirpartite karena ada kaki berupa tiang panggung dengan kolongnya, badan rumah berupa dinding dengan jendela dan pintu serta kepala berupa atap pelana. Krismanto juga menambahkan bahwa rumah panggung Woloan berlantai dengan berbagai ketinggian. "Beda ketinggian pada area tertentu seperti teras kamar mandi lebih rendah," ujar Krismanto.
Pembicara lain, Anton J Supit, melihat dari sisi ekonomi dan bisnis. “Seberapa besar pengaruh industri Rumah Panggung Woloan ini terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Juga bagaimana rumah yang tidak dijual bisa menjadi daya tarik destinasi wisata,"sebut Anton. Baca: Terkait Kasus Video Viral Pemukulan Kakek, Polres Majalengka Lakukan Upaya Mediasi.
Sebagai pengusaha, saya melihat bahwa untuk menaikkan nilai jual atau pun nilai wisata maka dibutuhkan sentuhan-sentuhan arsitektur modern tanpa harus meninggalkan unsur lokal wisdom.
Inti dari webinar series pertama ini yang diselenggarakan oleh Ikatan Dosen Katolik Indonesia (IKDKI), Kawanua Katolik (Kawkat) dan Pemerintah Kota Tomohon Sulawesi Utara adalah penyatuan dari berbagai sudut pandang. Baca Juga: Ratusan Warga Bandung Antusias Ikuti Vaksinasi Lotte Mart dan MNC Peduli.
Wali Kota Tomohon Caroll Senduk yang hadir langsung dalam Webinar ini sangat mengapresiasi program dosen membangun desa ini. Ketua Umum IKDKI dan Kawkat, sama-sama sependapat, semoga dengan webinar series online yang akan diselenggarakan sampai series keenam, dapat menghasilkan terobosan baru ke depan untuk pengembangan Rumah Panggung Woloan dan memberikan dampak positif, ekonomi dan sosial budaya khususnya bagi masyarakat lokal.
Untuk arsitek rumah panggung Woloan merupakan Huniatan Tirpartite karena ada kaki berupa tiang panggung dengan kolongnya, badan rumah berupa dinding dengan jendela dan pintu serta kepala berupa atap pelana. Krismanto juga menambahkan bahwa rumah panggung Woloan berlantai dengan berbagai ketinggian. "Beda ketinggian pada area tertentu seperti teras kamar mandi lebih rendah," ujar Krismanto.
Pembicara lain, Anton J Supit, melihat dari sisi ekonomi dan bisnis. “Seberapa besar pengaruh industri Rumah Panggung Woloan ini terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Juga bagaimana rumah yang tidak dijual bisa menjadi daya tarik destinasi wisata,"sebut Anton. Baca: Terkait Kasus Video Viral Pemukulan Kakek, Polres Majalengka Lakukan Upaya Mediasi.
Sebagai pengusaha, saya melihat bahwa untuk menaikkan nilai jual atau pun nilai wisata maka dibutuhkan sentuhan-sentuhan arsitektur modern tanpa harus meninggalkan unsur lokal wisdom.
Inti dari webinar series pertama ini yang diselenggarakan oleh Ikatan Dosen Katolik Indonesia (IKDKI), Kawanua Katolik (Kawkat) dan Pemerintah Kota Tomohon Sulawesi Utara adalah penyatuan dari berbagai sudut pandang. Baca Juga: Ratusan Warga Bandung Antusias Ikuti Vaksinasi Lotte Mart dan MNC Peduli.
Wali Kota Tomohon Caroll Senduk yang hadir langsung dalam Webinar ini sangat mengapresiasi program dosen membangun desa ini. Ketua Umum IKDKI dan Kawkat, sama-sama sependapat, semoga dengan webinar series online yang akan diselenggarakan sampai series keenam, dapat menghasilkan terobosan baru ke depan untuk pengembangan Rumah Panggung Woloan dan memberikan dampak positif, ekonomi dan sosial budaya khususnya bagi masyarakat lokal.
(nag)
Lihat Juga :