Prabowo Instruksikan Percepat Evakuasi Warga Terdampak Gempa Besar di Sulut dan Malut
Kamis, 02 April 2026 - 15:09 WIB
loading...
Bangunan rusak setelah gempa bumi M7,6 yang terjadi di Provinsi Sulawesi Utara (Sulawesi Utara) dan Maluku Utara (Malut). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons gempa bumi M7,6 yang terjadi di Provinsi Sulawesi Utara (Sulawesi Utara) dan Maluku Utara (Malut), khususnya di Kota Bitung, Kota Ternate, serta Pulau Batang Dua. Sejak pagi hari, Kepala Negara telah menerima laporan awal dan langsung menginstruksikan langkah tanggap darurat untuk melindungi masyarakat terdampak.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memantau situasi sejak dini dan memastikan koordinasi lintas lembaga berjalan cepat dan efektif.
"Bapak Presiden tadi pagi-pagi sekali sudah menerima laporan dari Kepala BNPB terkait kejadian di propinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, terutama di Kota Bitung dan Kota Ternate serta pulau Batang Dua," ujar Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/4/2026).
Baca Juga: Update Gempa Besar Guncang Malut dan Sulut, 1 Orang Meninggal
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim di lapangan langsung bergerak. Seskab Teddy menyebut unsur Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, serta pemerintah daerah melakukan pengecekan sekaligus evakuasi di lokasi terdampak untuk memastikan keselamatan warga.
"Tim reaksi cepat BNPB daerah, Aparat TNI Polri dan Pemda sudah langsung mengecek dan mengevakuasi lokasi terdampak," kata Seskab Teddy.
Selain itu, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak kembali ke bangunan yang terdampak hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman. "Ka BNPB sudah mengimbau agar warga tidak beraktivitas kembali di gedung yang terdampak," kata Seskab Teddy.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memantau situasi sejak dini dan memastikan koordinasi lintas lembaga berjalan cepat dan efektif.
"Bapak Presiden tadi pagi-pagi sekali sudah menerima laporan dari Kepala BNPB terkait kejadian di propinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, terutama di Kota Bitung dan Kota Ternate serta pulau Batang Dua," ujar Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/4/2026).
Baca Juga: Update Gempa Besar Guncang Malut dan Sulut, 1 Orang Meninggal
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim di lapangan langsung bergerak. Seskab Teddy menyebut unsur Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, serta pemerintah daerah melakukan pengecekan sekaligus evakuasi di lokasi terdampak untuk memastikan keselamatan warga.
"Tim reaksi cepat BNPB daerah, Aparat TNI Polri dan Pemda sudah langsung mengecek dan mengevakuasi lokasi terdampak," kata Seskab Teddy.
Selain itu, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak kembali ke bangunan yang terdampak hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman. "Ka BNPB sudah mengimbau agar warga tidak beraktivitas kembali di gedung yang terdampak," kata Seskab Teddy.
Lihat Juga :