Viral Video Laporan Penganiayaan Tidak Direspon Polsek Batam, Kapolda: Sudah Ada Tersangka
Kamis, 28 Oktober 2021 - 10:10 WIB
loading...
Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman gerah terkait beredarnya video Polsek Batam Kota tidak menindaklanjuti laporan penganiayaan di sebuah Cafe di kawasan Batam Center, Kota Batam. SINDOnews/Dicky
A
A
A
BATAM - Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman gerah terkait beredarnya video Polsek Batam Kota tidak menindaklanjuti laporan penganiayaan di sebuah Cafe di kawasan Batam Center, Kota Batam. Untuk itu, pada Rabu (27/10/21) malam, Kapolda Kepri mengadakan konferensi pers menanggapi hal tersebut.
Dalam konferensi pers Aris menyebutkan bahwa saat ini pihaknya telah menetapkan satu orang pelaku berinisial R dalam permasalahan keributan tersebut.
"Pihak Kepolisian sudah menindaklanjuti masalah ini, bahkan sudah ada tersangkanya yakni R," ujar Aris, Rabu (27/10/21) malam.
Dijelaskannya, kasus ini langsung diambil alih oleh Polresta Barelang dan di backup juga oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri. Tujuannya tak lain agar pelaku yang sedang diburu ini segera dapat ditangkap.
Pada kesempatan ini, sudah ada beberapa saksi yang diperiksa. Dimana serangkaian tindakan kepolisian juga sudah dilakukan oleh petugas di lapangan. "Ada lima orang saksi sudah diperiksa oleh penyidik yang berhubungan dengan perkara ini," jelasnya.
Dalam konferensi pers Aris menyebutkan bahwa saat ini pihaknya telah menetapkan satu orang pelaku berinisial R dalam permasalahan keributan tersebut.
"Pihak Kepolisian sudah menindaklanjuti masalah ini, bahkan sudah ada tersangkanya yakni R," ujar Aris, Rabu (27/10/21) malam.
Dijelaskannya, kasus ini langsung diambil alih oleh Polresta Barelang dan di backup juga oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri. Tujuannya tak lain agar pelaku yang sedang diburu ini segera dapat ditangkap.
Pada kesempatan ini, sudah ada beberapa saksi yang diperiksa. Dimana serangkaian tindakan kepolisian juga sudah dilakukan oleh petugas di lapangan. "Ada lima orang saksi sudah diperiksa oleh penyidik yang berhubungan dengan perkara ini," jelasnya.
Lihat Juga :