Ini Motif Pria di Bantaeng Habisi Ayah, Ibu dan Kakak Kandungnya
Selasa, 26 Oktober 2021 - 16:12 WIB
loading...
A
A
A
Lurah Ereng-ereng, Kaimuddin mengatakan, tiga dari empat warganya tewas dalam peristiwa tersebut. Korban tewas, masing-masing, Baddu bin Tunrung (70), Kadi binti Bonro (65), Saliha binti Baddu (38). Sementara Uni binti Baddu (23) adik pelaku, juga menderita luka dan sementara menjalani perawatan intensif.
Kaimuddin menerangkan, pelaku berisial AK (35) merupakan anak kandung dari pasangan Baddu dan Kadi yang menjadi korban. Sedangkan Saliha dan Uni merupakan sodara kandung pelaku.
Baca juga: Biadab! Pria Ini Tega Bunuh Ibu Kandung dan Tetangganya
“Pelaku adalah putranya. Jadi Ak ini membunuh kedua orang tuanya, satu kakak perempuannya dan melukai satu adik perempuannya,” ungkapnya.
Kaimuddin mengaku, pelaku selama ini menyandang status orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) bahkan sudah berlangsung 10 tahun. “Menurut informasi yang masuk di kelurahan, AK sudah 10 tahun menjadi ODGJ,” tutur dia.
Sementara, Camat Tompobulu, Andi Basruddin yang dikonfirmasi terkait kejadian tersebut mengatakan, pihaknya mendapat laporan tak lama setelah kejadian.
Dia langsung berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat untuk mengendalikan situasi di TKP. Pasalnya, pelaku menjadi bulan-bulanan warga setelah melakukan aksi sadisnya.
Kaimuddin menerangkan, pelaku berisial AK (35) merupakan anak kandung dari pasangan Baddu dan Kadi yang menjadi korban. Sedangkan Saliha dan Uni merupakan sodara kandung pelaku.
Baca juga: Biadab! Pria Ini Tega Bunuh Ibu Kandung dan Tetangganya
“Pelaku adalah putranya. Jadi Ak ini membunuh kedua orang tuanya, satu kakak perempuannya dan melukai satu adik perempuannya,” ungkapnya.
Kaimuddin mengaku, pelaku selama ini menyandang status orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) bahkan sudah berlangsung 10 tahun. “Menurut informasi yang masuk di kelurahan, AK sudah 10 tahun menjadi ODGJ,” tutur dia.
Sementara, Camat Tompobulu, Andi Basruddin yang dikonfirmasi terkait kejadian tersebut mengatakan, pihaknya mendapat laporan tak lama setelah kejadian.
Dia langsung berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat untuk mengendalikan situasi di TKP. Pasalnya, pelaku menjadi bulan-bulanan warga setelah melakukan aksi sadisnya.
Lihat Juga :