Urai Masalah Over Kapasitas, Rutan Medaeng Diperluas dengan Anggaran Rp39 Miliar
Minggu, 24 Oktober 2021 - 05:55 WIB
loading...
Suasana di salah satu ruangan Rutan Medaeng. Rutan ini akan diperluas dengan anggaran Rp39 miliar.Foto/ist
A
A
A
SURABAYA - Masalah over kapasitas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya mulai diurai. Rencananya, rutan yang terletak di Desa Medaeng itu, akan diperluas dengan membangun gedung baru.
Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan pembangunan secara bertahap. Untuk tahap pertama tahun depan, pihaknya telah mendapatkan alokasi anggaran untuk pembangunan sebesar Rp39 miliar. “Rutan I Surabaya akan diperluas dari 1,5 hektar menjadi 2,5 hektar,” ujarnya, Sabtu (23/10/2021).
Anggaran itu akan digunakan untuk mengubah posisi rutan. Yang awalnya menghadap ke barat, berubah menjadi menghadap ke utara. Selain itu, juga akan dibangun satu blok hunian. Dan membangun gedung kantor teknis.
Baca juga: Peringati Hari Santri, Ribuan Napi Bersholawat di Balik Jeruji Besi
Pembangunan dan perluasan blok hunian rencananya akan dibuat vertikal. Dibuat 2-3 lantai. Mirip dengan Rutan Cipinang atau Rutan Salemba. “Satu blok hunian itu rencananya berkapasitas sekitar 400 orang,” tutur Krismono.
Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan pembangunan secara bertahap. Untuk tahap pertama tahun depan, pihaknya telah mendapatkan alokasi anggaran untuk pembangunan sebesar Rp39 miliar. “Rutan I Surabaya akan diperluas dari 1,5 hektar menjadi 2,5 hektar,” ujarnya, Sabtu (23/10/2021).
Anggaran itu akan digunakan untuk mengubah posisi rutan. Yang awalnya menghadap ke barat, berubah menjadi menghadap ke utara. Selain itu, juga akan dibangun satu blok hunian. Dan membangun gedung kantor teknis.
Baca juga: Peringati Hari Santri, Ribuan Napi Bersholawat di Balik Jeruji Besi
Pembangunan dan perluasan blok hunian rencananya akan dibuat vertikal. Dibuat 2-3 lantai. Mirip dengan Rutan Cipinang atau Rutan Salemba. “Satu blok hunian itu rencananya berkapasitas sekitar 400 orang,” tutur Krismono.
Lihat Juga :