Percepat Pemulihan Ekonomi, Koperasi TKBM Pelabuhan Siap Kolaborasi dengan Pemerintah
Minggu, 24 Oktober 2021 - 00:10 WIB
loading...
H. M. Nasir, SE, Ketua Umum Inkop TKBM Pelabuhan bersama pengurus lainnya. Foto ist
A
A
A
JAKARTA - Induk Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (Inkop TKBM) Pelabuhan siap mengambil bagian dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi di Indonesia. Untuk itu, Koperasi TKBM Pelabuhan akan bersinergi dengan pemerintah.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Inkop TKBM Pelabuah, H.M. Nasir dalam pernyataannya, Sabtu (23/10/2021). Nasir mengatakan, pihaknya siap mendukung kebijakan pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi di Indonesia. Baca juga: Koperasi Modern Harus Tumbuh, Menko Airlangga: Ada Peluang Emas USD44 Miliar
"Kita harus siap dan bahkan kami telah mempersiapkan diri menghadapi perkembangan pelabuhan serta mendukung kebijakan pemerintah," ungkap Nasir, selaku Ketua Umum Inkop TKBM Pelabuhan yang baru.
Nasir sendiri baru terpilih sebagai Ketua Umum Inkop TKBM hasil musyawarah pengurus dan disetujui seluruh anggota Primer Koperasi TKBM Pelabuhan se-Indonesia yang dilaksanakan sejak Rabu (20/10/2021).
Nasir melanjutkan, pihaknya siap menghadapi perkembangan pelabuhan dan kebijakan pemerintah tentang ekosistem logistik nasional. Perkembangan yang baru sekalipun, lanjutnya, pihaknya siap hadapi karena perubahan itu sesuatu yang tak bisa ditolak.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Inkop TKBM Pelabuah, H.M. Nasir dalam pernyataannya, Sabtu (23/10/2021). Nasir mengatakan, pihaknya siap mendukung kebijakan pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi di Indonesia. Baca juga: Koperasi Modern Harus Tumbuh, Menko Airlangga: Ada Peluang Emas USD44 Miliar
"Kita harus siap dan bahkan kami telah mempersiapkan diri menghadapi perkembangan pelabuhan serta mendukung kebijakan pemerintah," ungkap Nasir, selaku Ketua Umum Inkop TKBM Pelabuhan yang baru.
Nasir sendiri baru terpilih sebagai Ketua Umum Inkop TKBM hasil musyawarah pengurus dan disetujui seluruh anggota Primer Koperasi TKBM Pelabuhan se-Indonesia yang dilaksanakan sejak Rabu (20/10/2021).
Nasir melanjutkan, pihaknya siap menghadapi perkembangan pelabuhan dan kebijakan pemerintah tentang ekosistem logistik nasional. Perkembangan yang baru sekalipun, lanjutnya, pihaknya siap hadapi karena perubahan itu sesuatu yang tak bisa ditolak.
Lihat Juga :