PSBB Kota Malang Ditolak, Jumlah PDP dan OTG Terus Bertambah

Rabu, 22 April 2020 - 11:02 WIB
loading...
PSBB Kota Malang Ditolak,...
Polresta Malang Kota membentuk Satgas Zona Merah untuk memantau pergerakan pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona (COVID-19). Foto/iNews TV/Deni Irwansyah
A A A
MALANG - Polresta Malang Kota membentuk Satgas Zona Merah untuk memantau pergerakan pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona (COVID-19). Hal ini karena jumlah PDP di Kota Malang terus bertambah. Sedangkan pengajuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tidak mendapat rekomendasi dari Gubernur Jatim.

Satgas Zona Merah yang personelnya gabungan anggota TNI dan Polri bertugas melakukan pengawasan di titik-titik zona merah yang ada PDP dan orang dalam pemantauan (ODP) di Kota Malang setiap hari. (Baca juga: Pandemi Covid-19, Kesembuhan Pasien Corona Terus Naik)

Setiap tim Satgas Zona merah terdiri dari dua orang personel yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan membawa alat penyemprotan. Petugas akan memastikan PDP DAN ODP yang sedang melakukan isolasi mandiri tetap berada di dalam rumah masing-masing. Data terbaru jumlah PDP di Kota Malang mencapai 124 orang.

Selain memantau pergerakan PDP, tim Satgas Zona Merah juga rutin melakukan penyemprotan di 17 titik zona merah yang ada di Kota Malang. (Baca juga: DNA Mirip Manusia, Orangutan dan Kera Besar Rawan Terinfeksi Virus Corona)

Kerja Satgas ini akan langsung mendatangi satu persatu warga Kota Malang yang statusnya dinyatakan PDP. Sebelumnya PDP telah dipetakan dengan memanfaatkan aplikasi google earth.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata menjelaskan, adanya Satgas Zona Merah ini juga untuk meyakinkan bahwa PDP benar-benar menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. "Hal ini karena sebagian besar PDP tidak menjalani isolasi di rumah sakit, namun dilakukan di rumah secara mandiri," katanya, Rabu (22/4/2020).

Selain memastikan PDP dan masyarakat tetap tinggal di rumah selama pandemi COVID-19, tim Satgas Zona Merah juga memberikan makan siang secara gratis setiap hari dan 500 paket sembako kepada warga kurang mampu.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konser Hey Slank di...
Konser Hey Slank di Malang: Gebrakan Social Movements ala HS
Ganesh Institute Berikan...
Ganesh Institute Berikan 3 Catatan untuk Pembangunan Sosial Kota Malang
Lippo Renovasi 1.500...
Lippo Renovasi 1.500 Rumah Desa, Dimulai dari Malang
Festival Kali Brantas,...
Festival Kali Brantas, Ruwatan Ekologis dan Doa untuk Sungai Jadi Event Pamungkas
Festival Kali Brantas,...
Festival Kali Brantas, Petik Tirta Amerta di Titik 0 Sumber Brantas Jadi Pembuka
Perajin Batik Kota Malang...
Perajin Batik Kota Malang Kolaborasi dengan UB Digitalisasikan Batik Malang
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved