Mengungkap Misteri Kapal Van Der Wijck yang Terkubur di Perairan Lamongan
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 16:35 WIB
loading...
A
A
A
"Memang ada kapal karam di titik yang kita duga Van Der Wijck. Dari foto-foto dan video yang kita dapatkan, saat ini masih terus dilakukan prosesing untuk kemudian melakukan identifikasi perlahan-lahan. Jadi kita cocokkan bagian-bagian, dengan gambar dari Kapal Van Der Wijck," ungkap Wicaksono.
Lebih lanjut Wicaksono mengatakan, saat ini BPCB Jatim, masuk pada tahapan identifikasi apakah kapal karam yang ditemukan tersebut merupakan bangkai Kapal Van Der Wijck yang telah dikonfirmasi nelayan setempat. Identifikasi terus dilakukan guna pembuktian lebih konkrit, dan untuk tercapainya tujuan tersebut perlu terus dilakukan eksplorasi.
Baca juga: Kisah Bupati Jogja Tan Jin Sing, Bantu Ayah Diponegoro Jadi Raja dan Mengeksplorasi Candi Borobudur
"Ada banyak properti, masyarakat tidak ada yang berani menjarah karena dianggap keramat. Mungkin nanti ke depan kalau itu dieksplorasi, diangkat, atas seizin Bupati Lamongan. Maka bisa dijadikan museum. Beberapa barang berharga peninggalan, sangat bisa dijadikan cerita dari apa yang terjadi tahun 1936. Itu bagian dari sejarah yang daerah lain tidak punya," papar Wicaksono.
Perwakilan Koarmada II TNI AL, Letkol Laut (T) Bagus Arianto menyampaikan, Panglima Koarmada II TNI AL bersedia turut serta terlibat dalam kegiatan pencarian Kapal Van Der Wijck di perairan Lamongan tersebut. Menurutnya jika benar ditemukan, hal tersebut dapat menjadi salah satu ikon dunia yang wajib dijaga.
Baca juga: 4 Anggota TNI AU Babak Belur Diamuk Massa saat Hendak Ambil Mobil yang Digelapkan Penyewa
Lebih lanjut Wicaksono mengatakan, saat ini BPCB Jatim, masuk pada tahapan identifikasi apakah kapal karam yang ditemukan tersebut merupakan bangkai Kapal Van Der Wijck yang telah dikonfirmasi nelayan setempat. Identifikasi terus dilakukan guna pembuktian lebih konkrit, dan untuk tercapainya tujuan tersebut perlu terus dilakukan eksplorasi.
Baca juga: Kisah Bupati Jogja Tan Jin Sing, Bantu Ayah Diponegoro Jadi Raja dan Mengeksplorasi Candi Borobudur
"Ada banyak properti, masyarakat tidak ada yang berani menjarah karena dianggap keramat. Mungkin nanti ke depan kalau itu dieksplorasi, diangkat, atas seizin Bupati Lamongan. Maka bisa dijadikan museum. Beberapa barang berharga peninggalan, sangat bisa dijadikan cerita dari apa yang terjadi tahun 1936. Itu bagian dari sejarah yang daerah lain tidak punya," papar Wicaksono.
Perwakilan Koarmada II TNI AL, Letkol Laut (T) Bagus Arianto menyampaikan, Panglima Koarmada II TNI AL bersedia turut serta terlibat dalam kegiatan pencarian Kapal Van Der Wijck di perairan Lamongan tersebut. Menurutnya jika benar ditemukan, hal tersebut dapat menjadi salah satu ikon dunia yang wajib dijaga.
Baca juga: 4 Anggota TNI AU Babak Belur Diamuk Massa saat Hendak Ambil Mobil yang Digelapkan Penyewa
Lihat Juga :