Memilukan, Ditinggal Ibunya Jadi TKW Anak Gadis di Sumba Timur Diperkosa Ayah Kandung

Kamis, 21 Oktober 2021 - 23:37 WIB
loading...
Memilukan, Ditinggal...
Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono. Foto/MPI/Dionisius Umbu Ana Lodu
A A A
SUMBA TIMUR - Nasib pilu dialami anak gadis di Lewa, Kabupaten Sumba Timur, NTT. Ditinggal ibunya menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri sejak tahun 2006, anak gadis tersebut diperkosa oleh ayah kandungnya sendiri.

Baca juga: Keseringan Nonton Video Porno, Remaja di Muratara Perkosa Adik Kandung di Kamar Mandi

Aksi pemerkosaan yang dilakukan Yp (45) tersebut, langsung ditangani oleh polisi. Anggota Polsek Lewa, berhasil menangkap Yp. Sementara korban mengalami trauma berat, dan kini didampingi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Dinas Sosial Kabupaten Sumba Timur.



Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono mengatakan, pelaku pemerkosaan telah ditahan di Polsek Lewa. "Sangat disayangkan, ayah kandung melakukan perkosaan pada anak kandungnya sendiri. Ini perbuatan keji, dan perbuatannya wajib untuk dipertanggungjawabkan secara hukum. Pelaku juga sudah mengakui perbuatannya, dan tidak melawan saat ditangkap," tegasnya, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: Ratu Sakti, Raja Pajajaran yang Umbar Nafsu Birahi dengan Menikahi Istri Selir Ayahnya

Secara detail, Kasat Reskrim Polres Sumba Timur, Iptu Salfredus Sutu menguraikan, pelaku dijerat Pasal 81 ayat 3 UU No. 17/2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sebelumnya, Mikel Presty Carlo Moata, pekerja sosial Kemensos Wilayah Kabupaten Sumba Timur, menyatakan rasa prihatinnya. Dari pengakuan korban, pemerkosaan itu dilakukan ayahnya sejak awal Mei 2021. "Kasihan sekali anaknya, baru berusia 16 tahun dan disetubhi paksa ayahnya sejak Mei. Terakhir pemerkosaan itu dilakukan 8 Oktober 2021," jelasnya.

Baca juga: Ngeri! 8 Kapal Pukat Harimau Vietnam Bebas Menangkap Ikan di Natuna

Terungkapnya peristiwa pilu itu, lanjut Mikel bermula dari pantauan guru BK terhadap perubahan perilaku anak. Awal didekati, korban sangat tertutup dan enggan untuk mengutarakan kisah kelamnya.

Sekolah kemudian coba berkoordinasi dengan seorang pendeta di sekitar lingkungan sekolah dan tempat tinggal korban. Perlahan anak itu di dekati dan akhirnya mulai terbuka tentang kisah mirisnya. "Miris sekali melihat kondisi rumah mereka, hanya memiliki satu kamar saja, dan tempat tidurnya dari balai-balai. Yang bagian atas tempat tidur ayah dan anak lelakinya. Sementara korban tidur di bagian bawahnya," pungkasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kala Nelayan Perempuan...
Kala Nelayan Perempuan di Sumba Go Digital, Buktikan Perempuan Bisa Berdaya 
KemenHAM Gelar Kegiatan...
KemenHAM Gelar Kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi Pelajar SMA di Sumba Timur
Eratkan Sinergi dan...
Eratkan Sinergi dan Kolaborasi, Partai Perindo - Pemda Sumba Timur Pacu Kemajuan Daerah, Sejahterakan Masyarakat
Sesalkan Laporan Balita...
Sesalkan Laporan Balita Diperkosa Mandek 1 Tahun di Polda Kaltim, Sahroni: Harus No Viral No Justice Dulu?
Pascakasus Dokter Priguna,...
Pascakasus Dokter Priguna, FK Unpad Kembali Buka PPDS di RSHS Bandung dengan Syarat Diperketat
Aksi Bejat Pengurus...
Aksi Bejat Pengurus Tempat Ibadah di Bandung Cabuli Bocah 8 Tahun Terekam CCTV
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Israel Gugat New York...
Israel Gugat New York Times karena Ungkap Tentara Zionis Perkosa Tahanan Palestina Secara Brutal
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Rekomendasi
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Berita Terkini
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved