Minim Catatan Sejarah, Bangunan Makam di Jalan Majapahit Kota Malang Masih Misteri
Kamis, 21 Oktober 2021 - 09:06 WIB
loading...
A
A
A
Ada juga yang mengatakan, bangunan diduga makam itu merupakan makam jasad orang Belanda, yang menjadi satu rangkaian dengan Wisma Tumapel, yang dahulu bernama Splendid Inn, saat menjadi hotel di masa kependudukan Belanda.
Bahkan ada yang menyebut itu hanyalah petilasan seseorang yang konon menjadi pembuka hutan di Kota Malang. Tapi yang pasti belum ada catatan sejarah yang pasti mengenai bangunan makam ini.
Pakar Sejarah Universitas Negeri Malang (UM) Dr. Reza Hudiyanto menyatakan, dari catatan sejarah yang dimiliki ia tak mengetahui secara pasti siapa yang dimakamkan di situ.
"Itu belum tahu belum punya info kalau itu. Saya untuk jawab itu harus tahu riwayat makamnya kayak apa. Ini kami tidak punya riwayatnya," kata Reza, pria yang juga dosen sejarah di UM ini.
Menurut Reza, selama proses pembangunan Splendid Inn yang kini berganti nama menjadi Wisma Tumapel pada tahun 1923, belum ada catatan terkait bangunan yang diduga makam itu. Apalagi kalau bicara duluan mana antara bangunan yang diduga makam dengan pembangunan Splendid Inn di zaman Belanda, ia tak bisa menerka.
"Wisma Tumapel 1923 makamnya harus sebelum itu. Kalau bicara makam itu pembuktiannya susah kalau mau dibuktikan harus kita bor, dalam itu ada struktur tanah yang berbeda tidak di bawah kijing itu. Itu yang kita nggak tahu dan nggak pernah membuktikan, yang fokus pembangunan Splendid Inn itu fokusnya," terangnya.
Bahkan ada yang menyebut itu hanyalah petilasan seseorang yang konon menjadi pembuka hutan di Kota Malang. Tapi yang pasti belum ada catatan sejarah yang pasti mengenai bangunan makam ini.
Pakar Sejarah Universitas Negeri Malang (UM) Dr. Reza Hudiyanto menyatakan, dari catatan sejarah yang dimiliki ia tak mengetahui secara pasti siapa yang dimakamkan di situ.
"Itu belum tahu belum punya info kalau itu. Saya untuk jawab itu harus tahu riwayat makamnya kayak apa. Ini kami tidak punya riwayatnya," kata Reza, pria yang juga dosen sejarah di UM ini.
Menurut Reza, selama proses pembangunan Splendid Inn yang kini berganti nama menjadi Wisma Tumapel pada tahun 1923, belum ada catatan terkait bangunan yang diduga makam itu. Apalagi kalau bicara duluan mana antara bangunan yang diduga makam dengan pembangunan Splendid Inn di zaman Belanda, ia tak bisa menerka.
"Wisma Tumapel 1923 makamnya harus sebelum itu. Kalau bicara makam itu pembuktiannya susah kalau mau dibuktikan harus kita bor, dalam itu ada struktur tanah yang berbeda tidak di bawah kijing itu. Itu yang kita nggak tahu dan nggak pernah membuktikan, yang fokus pembangunan Splendid Inn itu fokusnya," terangnya.
Lihat Juga :