Jembatan di Yalimo Papua Dirusak dan Dibakar, Kodim Jayawijaya Kirim Pasukan ke Lapangan
Rabu, 20 Oktober 2021 - 20:38 WIB
loading...
Jembatan di kilometer 97, Puncak Sahayu, Kabupaten Yalimo, Papua dirusak warga. Foto iNews TV/Risky Agung
A
A
A
YALIMO - Jembatan kilometer 97 di Puncak Sahayu, Kabupaten Yalimo , Papua dirusak warga . Perusakan dilakukan dengan cara mempereteli bagian jembatan dan pembakaran pada Selasa (19/10/2021).
Akibat perusakan tersebut akses dari Wamena ke Yalimo terputus termasuk jalan ke Elelim Yalimo. Sehingga pendistribusian sembilan bahan pokok (sembako) dari Kabupaten Jayawijaya ke sana terhenti.
Baca : Situasi Mencekam, Polda Papua Kirim 2 Satuan Setingkat Kompi Pasukan ke Yalimo
Dari informasi yang beredar jembatan dirusak oleh salah satu simpatisan massa Pilbup. Selain pendistribusian bahan makanan, pendistribusian BBM ke Yalimo juga dilakukan melalui jalur darat dari Kabupaten Jayawijaya.
Komandan Kodim (Dandim) 1702/Jayawijaya, Letkol Inf Arif Budi Situmeang mengatakan, pihaknya telah mengirim anggota untuk mengecek laporan terkait adanya warga Kabupaten Yalimo yang merusak jembatan akibat konflik pilkada.
"Saat ini Pasukan TNI tergelar sejumlah 258 orang di Kabupaten Yalimo. Sebagian sudah saya perintahkan untuk mengecek ke lokasi perusakan jembatan," kata Komandan Kodim 1702/Jayawijaya kepada SINDOnews, Rabu malam (20/10/2021).
Baca juga: Yalimo Kian Memanas, Warga Pilih Mengungsi di Kantor Polisi
Ini, kata dia, untuk memastikan adanya informasi perusakan jembatan disana. Namun Dandim menegaskan, saat ini situasi di Yalimo kondusif dan terkendali.
Akibat perusakan tersebut akses dari Wamena ke Yalimo terputus termasuk jalan ke Elelim Yalimo. Sehingga pendistribusian sembilan bahan pokok (sembako) dari Kabupaten Jayawijaya ke sana terhenti.
Baca : Situasi Mencekam, Polda Papua Kirim 2 Satuan Setingkat Kompi Pasukan ke Yalimo
Dari informasi yang beredar jembatan dirusak oleh salah satu simpatisan massa Pilbup. Selain pendistribusian bahan makanan, pendistribusian BBM ke Yalimo juga dilakukan melalui jalur darat dari Kabupaten Jayawijaya.
Komandan Kodim (Dandim) 1702/Jayawijaya, Letkol Inf Arif Budi Situmeang mengatakan, pihaknya telah mengirim anggota untuk mengecek laporan terkait adanya warga Kabupaten Yalimo yang merusak jembatan akibat konflik pilkada.
"Saat ini Pasukan TNI tergelar sejumlah 258 orang di Kabupaten Yalimo. Sebagian sudah saya perintahkan untuk mengecek ke lokasi perusakan jembatan," kata Komandan Kodim 1702/Jayawijaya kepada SINDOnews, Rabu malam (20/10/2021).
Baca juga: Yalimo Kian Memanas, Warga Pilih Mengungsi di Kantor Polisi
Ini, kata dia, untuk memastikan adanya informasi perusakan jembatan disana. Namun Dandim menegaskan, saat ini situasi di Yalimo kondusif dan terkendali.
(sms)
Lihat Juga :