Situasi Mencekam, Polda Papua Kirim 2 Satuan Setingkat Kompi Pasukan ke Yalimo
Rabu, 30 Juni 2021 - 05:14 WIB
loading...
Pasca-amuk massa di Distrik Elelim, Ibu Kota Kabupaten Yalimo, Papua, Polda Papua mengerahkan dua Satuan Setingkat Kompi (SST) untuk melakukan pengamanan. Foto salah satu bangunan yang dibakar/Bidhumas Polda Papua
A
A
A
YALIMO - Pasca pembakaran dan amuk massa di Distrik Elelim, Ibu Kota Kabupaten Yalimo , Papua, Polda Papua mengerahkan dua Satuan Setingkat Kompi (SST) pasukan untuk melakukan pengamanan di daerah tersebut. Sebelumnya pada Selasa (29/6/2021) sore dilakukan pembakaran fasilitas umum dan pemerintah berupa perkantoran dan gedung oleh sejumlah massa yang diduga merupakan pendukung pasangan calon Erdi Dabi-John Wilil. Sehingga membuat sejumlah warga mulai mengungsi di tempat yang dianggap aman.
"Pasca kejadian Polda Papua akan menurunkan pasukan sebanyak dua SST untuk membantu pengamanan di wilayah itu agar kejadian tersebut tidak meluas," kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri kepada MNC Media, Selasa malam (29/6/2021).
Baca : Yalimo Membara, 8 Kantor Dibakar dan Jalanan Diblokade Massa
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri mengatakan juga akan bertemu dengan paslon nomor urut 1 Erdhi Dabi dan John Wilil untuk meredam situasi yang kian memanas tersebut.
Delapan kantor yang dibakar massa diantaranya Kantor KPU Yalimo, Gedung Bawaslu dan Kantor Bank Papua serta beberapa kantor pemerintah lainnya serta sejumlah kios.
"Pasca kejadian Polda Papua akan menurunkan pasukan sebanyak dua SST untuk membantu pengamanan di wilayah itu agar kejadian tersebut tidak meluas," kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri kepada MNC Media, Selasa malam (29/6/2021).
Baca : Yalimo Membara, 8 Kantor Dibakar dan Jalanan Diblokade Massa
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri mengatakan juga akan bertemu dengan paslon nomor urut 1 Erdhi Dabi dan John Wilil untuk meredam situasi yang kian memanas tersebut.
Delapan kantor yang dibakar massa diantaranya Kantor KPU Yalimo, Gedung Bawaslu dan Kantor Bank Papua serta beberapa kantor pemerintah lainnya serta sejumlah kios.
Lihat Juga :