Cakupan Vaksinasi Covid-19 Rendah, PPKM Maros Naik ke Level III
Rabu, 20 Oktober 2021 - 16:41 WIB
loading...
Seorang pelajar di Kabupaten Maros mengikuti agenda vaksinasi Covid-19. Saat ini, cakupan vaksinasi di Kabupaten Maros masih rendah. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kabupaten Maros naik ke level III. Hal ini disebabkan oleh cakupan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Maros yang masih rendah.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Muhammad Yunus mengatakan, naiknya status PPKM Maros ke level III ini bukan karena kasus positif Covid-19 bertambah. Namun, kriteria cakupan vaksinasi masuk dalam penetapan PPKM.
Baca juga:Vaksinasi Covid-19 di SMP Negeri 6 Mandai, 350 Dosis Disiapkan
"Sesuai instruksi Mendagri, semua kabupaten/kota yang ada di Jawa dan luar pulau Jawa yang status cakupan vaksinnya berada di bawah 40 persen, turun ke level 3. Sedangkan saat ini, Kabupaten Maros cakupan vaksinasi Covid-19 masih 30 persen," kata Yunus, Rabu (20/10).
Dia mengatakan, minimnya cakupan vaksinasi itu akibat kurangnya partisipasi masyarakat. Tak heran jika saat ini pihaknya gencar melakukan vaksinasi khususnya di kalangan pelajar.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Muhammad Yunus mengatakan, naiknya status PPKM Maros ke level III ini bukan karena kasus positif Covid-19 bertambah. Namun, kriteria cakupan vaksinasi masuk dalam penetapan PPKM.
Baca juga:Vaksinasi Covid-19 di SMP Negeri 6 Mandai, 350 Dosis Disiapkan
"Sesuai instruksi Mendagri, semua kabupaten/kota yang ada di Jawa dan luar pulau Jawa yang status cakupan vaksinnya berada di bawah 40 persen, turun ke level 3. Sedangkan saat ini, Kabupaten Maros cakupan vaksinasi Covid-19 masih 30 persen," kata Yunus, Rabu (20/10).
Dia mengatakan, minimnya cakupan vaksinasi itu akibat kurangnya partisipasi masyarakat. Tak heran jika saat ini pihaknya gencar melakukan vaksinasi khususnya di kalangan pelajar.
Lihat Juga :