Pantes Selalu Banjir, Drainase di Pasar Lembang 90% Sampah dan Sisanya Lumpur
Selasa, 19 Oktober 2021 - 21:29 WIB
loading...
Petugas dari DPUTR KBB sedang membersihkan gorong-gorong dan drainase di sekitar Pasar Panorama Lembang, yang selama ini selalu banjir jika hujan deras turun, Selasa (19/10/2021). Foto/Dok.Humas
A
A
A
BANDUNG BARAT - Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan langsung memantau pelaksanaan normalisasi pembersihan saluran air ( drainase ) yang ada di sepanjang jalan depan Pasar Panorama Lembang, Selasa (19/10/2021).
Hengki ingin memastikan ke Dinas Penataan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) agar mengantisipasi dan melakukan pencegahan terjadi banjir yang selalu datang di musim hujan, khususnya di depan Pasar Panorama Lembang dilakukan dengan benar.
"Normalisasi drainase, saluran air, dan gorong-gorong, yang ada di Bandung Barat harus dilakukan. Salah satunya di sekitar Pasar Panorama Lembang, untuk mengantisipasi bencana banjir di musim hujan," ucapnya, Selasa (19/10/2021).
Baca juga: Berjibaku Susuri Sungai Bengawan, Satgas COVID-19 Gelar Vaksinasi untuk Nelayan
Pembersihan gorong-gorong dan saluran drainase di sekitar Pasar Panorama Lembang sudah dilakukan sejak beberapa hari terakhir. Hasilnya ternyata saluran air banyak yang sudah tertutup akibat sedimentasi lumpur dan sampah. Bahkan sudah lebih dari 80 truk yang mengangkut sampah dan lumpur yang dibersihkan dari kawasan tersebut.
Hengki ingin memastikan ke Dinas Penataan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) agar mengantisipasi dan melakukan pencegahan terjadi banjir yang selalu datang di musim hujan, khususnya di depan Pasar Panorama Lembang dilakukan dengan benar.
"Normalisasi drainase, saluran air, dan gorong-gorong, yang ada di Bandung Barat harus dilakukan. Salah satunya di sekitar Pasar Panorama Lembang, untuk mengantisipasi bencana banjir di musim hujan," ucapnya, Selasa (19/10/2021).
Baca juga: Berjibaku Susuri Sungai Bengawan, Satgas COVID-19 Gelar Vaksinasi untuk Nelayan
Pembersihan gorong-gorong dan saluran drainase di sekitar Pasar Panorama Lembang sudah dilakukan sejak beberapa hari terakhir. Hasilnya ternyata saluran air banyak yang sudah tertutup akibat sedimentasi lumpur dan sampah. Bahkan sudah lebih dari 80 truk yang mengangkut sampah dan lumpur yang dibersihkan dari kawasan tersebut.
Lihat Juga :