Pupuk Kaltim Ajak Masyarakat Bangga Gunakan Produk Indonesia
Senin, 18 Oktober 2021 - 17:17 WIB
loading...
A
A
A
Semangat Gernas BBI Kaltim juga selaras dengan misi Pupuk Kaltim untuk mendorong sektor UMKM terus tumbuh dan berkembang, dengan melakukan pembinaan berkesinambungan di segala bidang. Mulai dari permodalan, pendampingan dan promosi, penguatan kapasitas kelompok, serta Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT SNI).
Tercatat hingga saat ini, Pupuk Kaltim telah membina lebih dari 28.000 UMKM di Bontang dan Kaltim pada berbagai sektor. Beberapa mitra binaan tengah bersiap untuk menjajaki pasar ekspor, merespon tingginya peluang pemasaran berdasarkan jumlah permintaan luar negeri, selain pasar regional dan ritel.
Pupuk Kaltim juga meningkatkan peluang UMKM untuk Go Digital, dengan menyediakan sarana promosi dan penjualan melalui aplikasi "Mitros", yang dihadirkan Perusahaan untuk menjangkau pasar UMKM agar lebih luas melalui adopsi teknologi secara berkelanjutan. Kehadiran Mitros sebagai upaya membangkitkan gairah UMKM di tengah tantangan pandemi, karena platform digital tersebut tak hanya dikhususkan bagi mitra binaan Perusahaan saja, tapi juga seluruh pelaku UMKM lokal di Kota Bontang.
“Sejalan dengan semangat Go Borneo pada pencanangan Gernas BBI Kaltim, Pupuk Kaltim akan terus berupaya meningkatkan geliat UMKM untuk memperluas peluang pasar sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap produk dalam negeri,” tambah Rahmad.
Mendes PDTT RI Abdul Halim Iskandar, menjelaskan Gernas BBI telah banyak menstimulasi dan menginspirasi usaha lokal, kecil dan menengah, termasuk BUMDesa untuk terus tumbuh dan berkembang. Gernas BBI berhasil meningkatkan lebih dari 3,8 juta UMKM dan BUMDesa ke platfom digital, sehingga memiliki cakupan pemasaran yang luas. Baca: Terbukti Nakal, Pertamina Hentikan Pasokan Solar ke 6 SPBU di Jatimbalinus
Tercatat hingga saat ini, Pupuk Kaltim telah membina lebih dari 28.000 UMKM di Bontang dan Kaltim pada berbagai sektor. Beberapa mitra binaan tengah bersiap untuk menjajaki pasar ekspor, merespon tingginya peluang pemasaran berdasarkan jumlah permintaan luar negeri, selain pasar regional dan ritel.
Pupuk Kaltim juga meningkatkan peluang UMKM untuk Go Digital, dengan menyediakan sarana promosi dan penjualan melalui aplikasi "Mitros", yang dihadirkan Perusahaan untuk menjangkau pasar UMKM agar lebih luas melalui adopsi teknologi secara berkelanjutan. Kehadiran Mitros sebagai upaya membangkitkan gairah UMKM di tengah tantangan pandemi, karena platform digital tersebut tak hanya dikhususkan bagi mitra binaan Perusahaan saja, tapi juga seluruh pelaku UMKM lokal di Kota Bontang.
“Sejalan dengan semangat Go Borneo pada pencanangan Gernas BBI Kaltim, Pupuk Kaltim akan terus berupaya meningkatkan geliat UMKM untuk memperluas peluang pasar sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap produk dalam negeri,” tambah Rahmad.
Mendes PDTT RI Abdul Halim Iskandar, menjelaskan Gernas BBI telah banyak menstimulasi dan menginspirasi usaha lokal, kecil dan menengah, termasuk BUMDesa untuk terus tumbuh dan berkembang. Gernas BBI berhasil meningkatkan lebih dari 3,8 juta UMKM dan BUMDesa ke platfom digital, sehingga memiliki cakupan pemasaran yang luas. Baca: Terbukti Nakal, Pertamina Hentikan Pasokan Solar ke 6 SPBU di Jatimbalinus
Lihat Juga :