Ada Potensi Gelombang Ketiga Covid-19, Kemenkes Klaim Siap Hadapi
Senin, 18 Oktober 2021 - 08:04 WIB
loading...
Kemenkes menyatakan Indonesia siap menghadapi potensi lonjakan kasus Covid-19. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah ahli memprediksi gelombang ketiga Covid-19 berpotensi terjadi di Indonesia pada akhir tahun 2021 dan awal tahun 2022 mendatang. Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ) menyatakan Indonesia siap menghadapi potensi lonjakan kasus Covid-19 .
Apalagi, saat ini Indonesia telah membuka secara bertahap aktivitas masyarakat. "Kita menyiapkan diri kita ya untuk kita menghadapi kemungkinan terjadinya peningkatan kasus," ungkap Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dalam keterangannya, Senin (18/10/2021).
Baca Juga: Pemerintah Siapkan 5 Strategi Antisipasi Potensi Gelombang Ketiga Covid-19
Nadia mengatakan, saat ini terus mengantisipasi agar tidak terjadi gelombang ketiga Covid-19. “Tapi memang kita sudah mulai mengantisipasi dari saat ini. Artinya dari hulu ini terus kita siapkan yang termasuk penggunaan aplikasi PeduliLindungi , termasuk penguatan testing, tracing,” katanya.
“Dan nanti kalau pun terjadi peningkatan gelombang ketiga, di hilir kita juga sudah kita siapkan seperti kita mengantisipasi kondisi kita di bulan Juli lalu,” ujarnya.
Apalagi, saat ini Indonesia telah membuka secara bertahap aktivitas masyarakat. "Kita menyiapkan diri kita ya untuk kita menghadapi kemungkinan terjadinya peningkatan kasus," ungkap Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dalam keterangannya, Senin (18/10/2021).
Baca Juga: Pemerintah Siapkan 5 Strategi Antisipasi Potensi Gelombang Ketiga Covid-19
Nadia mengatakan, saat ini terus mengantisipasi agar tidak terjadi gelombang ketiga Covid-19. “Tapi memang kita sudah mulai mengantisipasi dari saat ini. Artinya dari hulu ini terus kita siapkan yang termasuk penggunaan aplikasi PeduliLindungi , termasuk penguatan testing, tracing,” katanya.
“Dan nanti kalau pun terjadi peningkatan gelombang ketiga, di hilir kita juga sudah kita siapkan seperti kita mengantisipasi kondisi kita di bulan Juli lalu,” ujarnya.
Lihat Juga :