Akses Masuk 3 Tower Apartemen Mewah di Pademangan Diblokir, Penghuni Tidur di Lobi
Minggu, 17 Oktober 2021 - 20:45 WIB
loading...
A
A
A
"Selama 6 tahun kami bayar IPL Rp 1 juta tapi tidak ada perubahan. Aspek kebersihan dan keamanan yang kita pertanyakan. Mereka (pengelola) juga tidak pernah ada laporan pertanggungjawaban dan laporan keuangan tidak pernah dilakukan," tandasnya.
Baca juga: Artis yang Rumahnya di Pondok Indah, Ahmad Dhani hingga Atta Halilintar
Aspek kebersihan dan keamanan yang disoroti penghuni dilandasi karena selama pandemi Covid-19 pengelola mengurangi jumlah karyawan yang bekerja di apartemen. "Bayangkan 2.300 unit hanya ada security 29 orang itu, termasuk komandannya, itu juga dibagi tiga shift. Kebersihan dan keamanan di sini sangat buruk. Fasilitas juga sama, di lantai 8 itu bertahun-tahun tidak pernah ada perubahan," ucapnya.
Lily, perwakilan penghuni saat menggelar aksi unjuk rasa mengungkapkan, puluhan penghuni unit apartemen merasa dirugikan dengan pemblokiran akses masuk oleh pengelola. Untuk itu, mereka sudah melaporkan kasus ini ke instansi terkait lain dan Polres Metro Jakarta Utara.
"Kami berharap negara hadir untuk memberikan perlindungan. Tidak hanya unit apartemen kami, karena banyak sekali orang yang diblokir aksesnya segala macam. Ada yang listrik dan airnya dimatikan," tandas Lily.
Baca juga: Artis yang Rumahnya di Pondok Indah, Ahmad Dhani hingga Atta Halilintar
Aspek kebersihan dan keamanan yang disoroti penghuni dilandasi karena selama pandemi Covid-19 pengelola mengurangi jumlah karyawan yang bekerja di apartemen. "Bayangkan 2.300 unit hanya ada security 29 orang itu, termasuk komandannya, itu juga dibagi tiga shift. Kebersihan dan keamanan di sini sangat buruk. Fasilitas juga sama, di lantai 8 itu bertahun-tahun tidak pernah ada perubahan," ucapnya.
Lily, perwakilan penghuni saat menggelar aksi unjuk rasa mengungkapkan, puluhan penghuni unit apartemen merasa dirugikan dengan pemblokiran akses masuk oleh pengelola. Untuk itu, mereka sudah melaporkan kasus ini ke instansi terkait lain dan Polres Metro Jakarta Utara.
"Kami berharap negara hadir untuk memberikan perlindungan. Tidak hanya unit apartemen kami, karena banyak sekali orang yang diblokir aksesnya segala macam. Ada yang listrik dan airnya dimatikan," tandas Lily.
(thm)
Lihat Juga :