Gunakan Media Sosial secara Positif, Begini Caranya Bisa Dapat Mobil dan Motor
Minggu, 17 Oktober 2021 - 15:59 WIB
loading...
Ketua Nasional Relawan Muhaimin Peduli (RMP) Nandiyo Aditya Iskandar mengajak masyarakat agar mulai melek teknologi dan menggunakan media sosial secara positif. (Ist)
A
A
A
JAKARTA - Derasnya arus informasi di media sosial di era demokrasi saat ini menuntut masyarakat untuk menggunakan media sosial secara efektif. Masyarakat harus mulai melek teknologi dan menggunakan media sosial secara positif.
Media sosial saat ini memang menjadi pilar penting dalam menyampaikan aspirasi individu setiap warga negara. Terbukti, media sosial sebagai pilar kelima demokrasi mampu mengubah sebuah kebijakan.
Untuk itu, Ketua Nasional Relawan Muhaimin Peduli (RMP) Nandiyo Aditya Iskandar mengajak masyarakat agar mulai melek teknologi dan menggunakan media sosial secara positif. Menurut pria yang karib disapa Dio, media sosial saat ini terbukti ampuh sebagai alat untuk menyampaikan aspirasi.
"Terbaru kita lihat bagaimana hastag Percuma Lapor Polisi (#percumalaporpolisi) bisa kembali membuka kasus pemerkosaan anak di Luwu Timur, Sulawesi Selatan pada tahun 2019 yang telah dihentikan," ujar Dio saat jumpa pers di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Minggu (17/10/2021).
Dio mengajak masyarakat untuk menyuarakan aspirasinya melalui lomba rekaman video pendek yang digelar RMP. RMP ini adalah kumpulan anak muda yang mengidolakan Cak Imin sebagai sosok pemimpin politik.
Media sosial saat ini memang menjadi pilar penting dalam menyampaikan aspirasi individu setiap warga negara. Terbukti, media sosial sebagai pilar kelima demokrasi mampu mengubah sebuah kebijakan.
Untuk itu, Ketua Nasional Relawan Muhaimin Peduli (RMP) Nandiyo Aditya Iskandar mengajak masyarakat agar mulai melek teknologi dan menggunakan media sosial secara positif. Menurut pria yang karib disapa Dio, media sosial saat ini terbukti ampuh sebagai alat untuk menyampaikan aspirasi.
"Terbaru kita lihat bagaimana hastag Percuma Lapor Polisi (#percumalaporpolisi) bisa kembali membuka kasus pemerkosaan anak di Luwu Timur, Sulawesi Selatan pada tahun 2019 yang telah dihentikan," ujar Dio saat jumpa pers di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Minggu (17/10/2021).
Dio mengajak masyarakat untuk menyuarakan aspirasinya melalui lomba rekaman video pendek yang digelar RMP. RMP ini adalah kumpulan anak muda yang mengidolakan Cak Imin sebagai sosok pemimpin politik.
Lihat Juga :