Tragis, Harimau Sumatera Mati Terkena Jerat Babi yang Dipasang Warga

Minggu, 17 Oktober 2021 - 13:44 WIB
loading...
Tragis, Harimau Sumatera Mati Terkena Jerat Babi yang Dipasang Warga
Seeokor Harimau Sumatera di Provinsi Riau kembali ditemukan mati. Penyebabnya karena ulah pemburu yang melakukan pemasangan jerat. MPI/Banda
A A A
PEKANBARU - Seekor Harimau Sumatera di Provinsi Riau kembali ditemukan mati. Penyebabnya karena ulah pemburu yang melakukan pemasangan jerat.

Si raja hutan itu ditemukan mati di Desa Tanjung Leban Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis. Harimau itu ditemukan mati saat petugas melakukan patroli kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Pagi tadi tim Patroli Karhutla dipimpin Kapolsek Bukit Batu Kompol Irwandi mendapat informasi kalau ada Harimau mati," ucap Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, Minggu (17/10/2021).

Tim kemudian menuju lokasi bersama warga dan juga anggota TNI. Saat ditemukan kondisi harimau sudah mati. "Ada pun Harimau Sumatera tersebut mati akibat terjerat jebakan babi di pinggir parit dan sempat tenggelam," tukas Kapolres. Baca: Penyelundupan 4.300 Ekor Benur Siap Ekspor Kembali Diungkap, 2 Pelaku Diamankan Polisi.

Harimau dewasa dengan panjang 2 meter ini pun dibawa petugas. Pihak kepolisian pun melaporkan hal tersebut ke petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA). "Harimau yang mati terjerat itu kita serahkan ke pihak BBKSDA," tandasnya. Baca Juga: Ratusan Kader dan Pengurus Partai Ummat Kota Batam Deklarasi Pengunduran Diri Massal.

Harimau di Riau sudah sering menjadi korban jeratan. Pada Oktober 2020, harimau juga ditemukan mati di Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak. Sama satwa langka yang kondisi habitatnya kritis juga mati dijerat. Kemudian beberapa kali di tahun ini pihak BBKSDA Riau dan Polda Riau juga mengungkap penjualan kulit Harimau.
(nag)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2729 seconds (11.210#12.26)