Nikmati Keindahan Blitar Selatan, Sandiaga Uno Kepincut Tukik dan Wayang Sri Kresna
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 16:58 WIB
loading...
A
A
A
Di kawasan pesisir pantai Serang yang banyak tumbuh pohon cemara udang. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut, berlari kecil sejauh 5 km. Desa Serang yang mendapat kunjungan Sandi, merupakan salah satu desa yang masuk nominasi 50 besar Desa Wisata di Indonesia.
Kedatangan Sandi mendapat sambutan tari barongan dan reog penyu. Sebelum menuju pesisir pantai untuk melepas tukik, Sandi menghampiri sejumlah lapak pedagang milik warga. Di antaranya lapak pedagang kopi dan ikan bakar, lapak jualan batik, lapak pedagang kerajinan wayang kulit kambing, serta lapak pedagang bunga.
Di masing -masing lapak terjadi dialog kecil antara Menteri Sandi dengan pedagang. Yang mereka perbincangkan terkait kondisi ekonomi selama berlangsungnya pandemi. Sebelum meninggalkan lapak, Sandi selalu merogoh kocek, untuk membeli barang dagangan. Seperti wayang kulit kambing hasil kerajinan Mbah Supeno, warga setempat.
![Nikmati Keindahan Blitar Selatan, Sandiaga Uno Kepincut Tukik dan Wayang Sri Kresna]()
Sebelum pergi, Sandi membeli sebuah wayang figur Sri Kresna seharga Rp500 ribu. "Kita beli wayangnya untuk oleh-oleh penglaris. Kalau 500 (Rp500 ribu) saya masih bisa bayar sendiri," kata Sandi disambut gelak tawa. Sandi berharap wisatawan tidak hanya jalan dan melihat-lihat.
Dengan gaya kocak ia menyebut wisatawan yang hanya melihat-lihat dengan akronim Rohali, yakni rombongan hanya lihat. Sandi berharap wisatawan bisa menjadi Rojali, yakni rombongan jadi beli. "Dan saat ini kita jadi Rogana, rombongan gak pakai nawar. Karena Mbah Supeno buatnya susah. Bungkus," seru Sandi.
Kedatangan Sandi mendapat sambutan tari barongan dan reog penyu. Sebelum menuju pesisir pantai untuk melepas tukik, Sandi menghampiri sejumlah lapak pedagang milik warga. Di antaranya lapak pedagang kopi dan ikan bakar, lapak jualan batik, lapak pedagang kerajinan wayang kulit kambing, serta lapak pedagang bunga.
Di masing -masing lapak terjadi dialog kecil antara Menteri Sandi dengan pedagang. Yang mereka perbincangkan terkait kondisi ekonomi selama berlangsungnya pandemi. Sebelum meninggalkan lapak, Sandi selalu merogoh kocek, untuk membeli barang dagangan. Seperti wayang kulit kambing hasil kerajinan Mbah Supeno, warga setempat.

Sebelum pergi, Sandi membeli sebuah wayang figur Sri Kresna seharga Rp500 ribu. "Kita beli wayangnya untuk oleh-oleh penglaris. Kalau 500 (Rp500 ribu) saya masih bisa bayar sendiri," kata Sandi disambut gelak tawa. Sandi berharap wisatawan tidak hanya jalan dan melihat-lihat.
Dengan gaya kocak ia menyebut wisatawan yang hanya melihat-lihat dengan akronim Rohali, yakni rombongan hanya lihat. Sandi berharap wisatawan bisa menjadi Rojali, yakni rombongan jadi beli. "Dan saat ini kita jadi Rogana, rombongan gak pakai nawar. Karena Mbah Supeno buatnya susah. Bungkus," seru Sandi.
Lihat Juga :