Selayang Pandang Wajah Baru Taman Ismail Marzuki, dari Gedung Panjang hingga Taman Terbuka
Kamis, 14 Oktober 2021 - 21:38 WIB
loading...
A
A
A
Nantinya masyarakat akan dibebaskan untuk berpiknik di area ini. "Karena bebas berpiknik, perhatian kita juga pada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarang,” sambungnya.
Menuju bagian atas tanah miring tersebut, masyarakat dapat melihat dengan jelas bangunan peninggalan era Soekarno, Planetarium. Hanya, revitalisasi utuh tidak dilakukan pada Planetarium. Pengelola hanya memoles sedikit.
“Ini tempat biasa ditampilkan Teater Bintang, karena cagar budaya revitalisasi hanya untuk interior saja. Sementara sekitarnya, teman-teman seniman meminta untuk dibangun tempat latihan seni. Nanti foodcourt yang dulu ada di area Gedung Panjang sekarang, juga dipindahi ke area sini,” kata Farhan.
![Selayang Pandang Wajah Baru Taman Ismail Marzuki, dari Gedung Panjang hingga Taman Terbuka]()
Menuju kawasan belakang, masih berdiri kokoh Gallery Annex. Gedung tersebut tersedia teater kecil dan teater besar. Dalam kesempatan ini MNC Portal hanya diperlihatkan mengenai miniatur kawasan Taman Ismail Marzuki sebelum revitalisasi dan miniatur selesai kawasan itu.
Di bagian paling belakang, bersebelahan dengan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) masyarakat akan menjumpai Masjid Amir Hamzah. Tak kalah asri, kawasan tersebut juga dipenuhi pepohonan yang membuat sejuk. Lokasi masjid tersebut juga dikitari dengan indahnya kolam ikan.
![Selayang Pandang Wajah Baru Taman Ismail Marzuki, dari Gedung Panjang hingga Taman Terbuka]()
“Konsep utama Andra Martin itu adalah mengembalikan fungsi Taman Ismail Marzuki tersebut, jadi memang lebih banyak sekarang ruang publik dan taman terbuka. Penghijauan kita nambah, kurang lebih existingnya dari 11 persen tanah hijau di kawasan sini, kalau sekarang bisa 20 persen,” tukasnya.
Menuju bagian atas tanah miring tersebut, masyarakat dapat melihat dengan jelas bangunan peninggalan era Soekarno, Planetarium. Hanya, revitalisasi utuh tidak dilakukan pada Planetarium. Pengelola hanya memoles sedikit.
“Ini tempat biasa ditampilkan Teater Bintang, karena cagar budaya revitalisasi hanya untuk interior saja. Sementara sekitarnya, teman-teman seniman meminta untuk dibangun tempat latihan seni. Nanti foodcourt yang dulu ada di area Gedung Panjang sekarang, juga dipindahi ke area sini,” kata Farhan.

Menuju kawasan belakang, masih berdiri kokoh Gallery Annex. Gedung tersebut tersedia teater kecil dan teater besar. Dalam kesempatan ini MNC Portal hanya diperlihatkan mengenai miniatur kawasan Taman Ismail Marzuki sebelum revitalisasi dan miniatur selesai kawasan itu.
Di bagian paling belakang, bersebelahan dengan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) masyarakat akan menjumpai Masjid Amir Hamzah. Tak kalah asri, kawasan tersebut juga dipenuhi pepohonan yang membuat sejuk. Lokasi masjid tersebut juga dikitari dengan indahnya kolam ikan.

“Konsep utama Andra Martin itu adalah mengembalikan fungsi Taman Ismail Marzuki tersebut, jadi memang lebih banyak sekarang ruang publik dan taman terbuka. Penghijauan kita nambah, kurang lebih existingnya dari 11 persen tanah hijau di kawasan sini, kalau sekarang bisa 20 persen,” tukasnya.
(thm)
Lihat Juga :