BI Sulsel Edukasi Penggunaan dan Cara Merawat Rupiah di Kabupaten Luwu
Rabu, 13 Oktober 2021 - 07:45 WIB
loading...
A
A
A
"Olehnya itu, sosialisasi ini kita harapkan hasilnya dapat disampaikan di lingkungan sekitar sehingga cinta bangga akan rupiah menjadi virus yang baik di tengah masyarakat," serunya.
Sekda Luwu, H Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada BI atas terlaksananya kegiatan edukasi rupiah itu di Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu.
"Ini merupakan atensi khusus bagi Pemerintah Kabupaten Luwu . Terima kasih, Inshaallah, semua itu bernilai ibadah dan akan mendapatkan pahala di sisi Allah SWT," serunya.
"Rupiah merupakan salah satu simbol kedaulatan negara kita. Oleh karena itu, menjadi kewajiban bagi kita semua selaku anak bangsa untuk memperlakukan rupiah secara tepat, menjaganya dari kejahatan pemalsuan, serta memanfaatkannya sebagai alat transaksi pembayaran resmi," tambahnya.
Baca Juga: Banyak Pekerja Asing di Luwu Timur, BI Minta Uang Rupiah Tetap Jadi Prioritas
Selain itu, kata H Sulaiman, rupiah juga harus dimaknai sebagai instrumen pemersatu bangsa. "Dan Inshaallah, dengan upaya-upaya tersebut, rasa cinta, rasa bangga serta pemahaman yang utuh akan hadir di setiap kepribadian kita selaku warga negara yang senantiasa menjunjung tinggi nilai kebangsaan dan semangat nasionalisme, pula implikasinya akan berdampak positif terhadap penguatan nilai tukar rupiah di pasar mata uang asing," lanjut Sulaiman.
Mantan Kepala BKPSDM ini menyampaikan, edukasi rupiah yang selama ini dipahami masyarakat, masih relatif terbatas pada kelayakan kondisi fisik uang.
Sekda Luwu, H Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada BI atas terlaksananya kegiatan edukasi rupiah itu di Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu.
"Ini merupakan atensi khusus bagi Pemerintah Kabupaten Luwu . Terima kasih, Inshaallah, semua itu bernilai ibadah dan akan mendapatkan pahala di sisi Allah SWT," serunya.
"Rupiah merupakan salah satu simbol kedaulatan negara kita. Oleh karena itu, menjadi kewajiban bagi kita semua selaku anak bangsa untuk memperlakukan rupiah secara tepat, menjaganya dari kejahatan pemalsuan, serta memanfaatkannya sebagai alat transaksi pembayaran resmi," tambahnya.
Baca Juga: Banyak Pekerja Asing di Luwu Timur, BI Minta Uang Rupiah Tetap Jadi Prioritas
Selain itu, kata H Sulaiman, rupiah juga harus dimaknai sebagai instrumen pemersatu bangsa. "Dan Inshaallah, dengan upaya-upaya tersebut, rasa cinta, rasa bangga serta pemahaman yang utuh akan hadir di setiap kepribadian kita selaku warga negara yang senantiasa menjunjung tinggi nilai kebangsaan dan semangat nasionalisme, pula implikasinya akan berdampak positif terhadap penguatan nilai tukar rupiah di pasar mata uang asing," lanjut Sulaiman.
Mantan Kepala BKPSDM ini menyampaikan, edukasi rupiah yang selama ini dipahami masyarakat, masih relatif terbatas pada kelayakan kondisi fisik uang.
Lihat Juga :