Gernas Bangga Buatan Indonesia Kaltim Go Borneo Diluncurkan
Rabu, 13 Oktober 2021 - 00:17 WIB
loading...
A
A
A
"Bagi desa, Go Borneo adalah selaras dengan pencapaian SDGs Desa, terutama Tujuan SDGs Desa ke- 8 yakni Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata, diikuti tujuan SDGs Desa ke 12 yakni Konsumsi dan Produksi Desa Sadar Lingkungan," kata prai yang akrab disapa Gus Halim ini
Saat ini, Kata Gus Halim, Go Borneo telah mengurasi 8 ribuan mitra binaan UMKM dan BUMDes dan 220 di antaranya telah masuk dalam platfom e-commerce SMEXPO Pertamina yang terdiri dari Kategori Furniture sebanyak 2 UMKM, kategori Craft sebanyak 43 UMKM, kategori Fashion sebanyak 56 UMKM, kategori agrobisnis sebanyak16 UMKM dan kategori Food & Beverage sebanyak 103 UMKM.
"Dalam setahun, UMKM yang tergabung dalam Pertamina SMEXPO memiliki omset Rp 195 juta hingga Rp. 283 jutaan dan telah memberi kesempatan kerja bagi 1.540 pekerja," kata Doktor Honoris Causa dari UNY.
Jumlah tersebut akan terus bertambah, sampai mencapai target 1.000 UMKM tahun ini. Apalagi, Pertamina telah bekerja sama dengan IDEA (Asosiasi Market Place Indonesia) untuk mendorong UMKM onboarding lebih cepat. Baca: Lupa Pasang Rem Tangan saat Parkir, Truk Tangki Tabrak Rumah dan Warung.
"Selain itu, Go Borneo juga membina 4 unit BUMDes yang bermitra dengan offtaker di Kaltim yang melakukan ekspor perdana produk lidi sawit, lidi nipah, dan arang kayu halaban ke Kanada dan Pakistan pada 8 Oktober 2021 lalu, masing-masing 1 kontainer, senilai Rp 182 juta untuk lidi dan Rp 195 juta untuk arang halaban," kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur.
Lebih lanjut, Gus Halim menyampaikan bahwa Kemendes PDTT sebagai penanggungjawab Gernas BBI Kaltim 2021 menerapkan kolaborasi Penthahelix dan telah menjalin kerja sama dengan banyak pihak, swasta, UMKM, dan tentu BUMDes di Kaltim serta mitra pembangunan lainnya.
Saat ini, Kata Gus Halim, Go Borneo telah mengurasi 8 ribuan mitra binaan UMKM dan BUMDes dan 220 di antaranya telah masuk dalam platfom e-commerce SMEXPO Pertamina yang terdiri dari Kategori Furniture sebanyak 2 UMKM, kategori Craft sebanyak 43 UMKM, kategori Fashion sebanyak 56 UMKM, kategori agrobisnis sebanyak16 UMKM dan kategori Food & Beverage sebanyak 103 UMKM.
"Dalam setahun, UMKM yang tergabung dalam Pertamina SMEXPO memiliki omset Rp 195 juta hingga Rp. 283 jutaan dan telah memberi kesempatan kerja bagi 1.540 pekerja," kata Doktor Honoris Causa dari UNY.
Jumlah tersebut akan terus bertambah, sampai mencapai target 1.000 UMKM tahun ini. Apalagi, Pertamina telah bekerja sama dengan IDEA (Asosiasi Market Place Indonesia) untuk mendorong UMKM onboarding lebih cepat. Baca: Lupa Pasang Rem Tangan saat Parkir, Truk Tangki Tabrak Rumah dan Warung.
"Selain itu, Go Borneo juga membina 4 unit BUMDes yang bermitra dengan offtaker di Kaltim yang melakukan ekspor perdana produk lidi sawit, lidi nipah, dan arang kayu halaban ke Kanada dan Pakistan pada 8 Oktober 2021 lalu, masing-masing 1 kontainer, senilai Rp 182 juta untuk lidi dan Rp 195 juta untuk arang halaban," kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur.
Lebih lanjut, Gus Halim menyampaikan bahwa Kemendes PDTT sebagai penanggungjawab Gernas BBI Kaltim 2021 menerapkan kolaborasi Penthahelix dan telah menjalin kerja sama dengan banyak pihak, swasta, UMKM, dan tentu BUMDes di Kaltim serta mitra pembangunan lainnya.
Lihat Juga :