Kuba Dilanda Krisis, Kelinci Jadi Alat Tukar untuk Dapat Makan
Rabu, 03 Juni 2020 - 04:05 WIB
loading...
Peternak menunjukkan kelincinya di Havana, Kuba. Foto/Reuters
A
A
A
HAVANA - Pandemi COVID-19 memicu terjadinya krisis ekonomi di Kuba. Bahkan, ada warga negara tersebut yang menjadikan kelinci sebagai alat tukar untuk mendapatkan makan.
(Baca juga: Kasus Terkonfirmasi di Surabaya Naik, Kepala BNPB: Hasil Kerja Keras )
Nelson Aguilar biasa menjual kelinci yang dia besarkan di atas rumahnya ke restoran di Havana. Kini, pria berumur 70 tahun itu menjadikan kelinci sebagai mata uang, untuk ditukar dengan makanan atau sabun, demi menghindari antrean panjang berjam-jam di toko-toko yang stoknya terbatas.
Dia tidak sendiri. Semakin banyak warga Kuba beralih ke barter untuk memenuhi kebutuhan pokok, menukar secara langsung ke orang atau melalui grup media sosial.
Virus corona telah memperburuk krisis barang kebutuhan pokok yang sudah parah sebelum pandemi terjadi. "Sejak mereka menutup semua restoran. Saya sekarang memelihara kelinci untuk makan atau alat tukar," kata Aguilar di depan kandang kelincinya.
(Baca juga: Kasus Terkonfirmasi di Surabaya Naik, Kepala BNPB: Hasil Kerja Keras )
Nelson Aguilar biasa menjual kelinci yang dia besarkan di atas rumahnya ke restoran di Havana. Kini, pria berumur 70 tahun itu menjadikan kelinci sebagai mata uang, untuk ditukar dengan makanan atau sabun, demi menghindari antrean panjang berjam-jam di toko-toko yang stoknya terbatas.
Dia tidak sendiri. Semakin banyak warga Kuba beralih ke barter untuk memenuhi kebutuhan pokok, menukar secara langsung ke orang atau melalui grup media sosial.
Virus corona telah memperburuk krisis barang kebutuhan pokok yang sudah parah sebelum pandemi terjadi. "Sejak mereka menutup semua restoran. Saya sekarang memelihara kelinci untuk makan atau alat tukar," kata Aguilar di depan kandang kelincinya.
Lihat Juga :