Gelar Juara Umum PON Papua di Depan Mata, Ridwan Kamil Ungkap Pembinaan Atlet Jabar

Selasa, 12 Oktober 2021 - 05:40 WIB
loading...
Gelar Juara Umum PON Papua di Depan Mata, Ridwan Kamil Ungkap Pembinaan Atlet Jabar
Provinsi Jawa Barat berpeluang besar mempertahankan gelar juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON) dalam ajang PON XX Papua. SINDOnews/Agung
A A A
BANDUNG - Provinsi Jawa Barat berpeluang besar mempertahankan gelar juara umum Pekan Olahraga Nasional ( PON) dalam ajang PON XX Papua.

Berdasarkan data KONI Jabar per 11 Oktober 2021 pukul 19.30 WIB, Jabar sudah meraih 245 medali dengan rincian 92 emas, 73 perak, dan 80 perunggu. Performa Jabar tersebut dinilai tak lepas dari kerja keras para atlet dan pembinaan yang dilakukan oleh KONI dan pemda provinsi serta kabupaten/kota.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, Jabar telah memiliki sistem pembinaan olahraga usia dini seperti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi yang bertujuan untuk mencari bakat-bakat di bidang olahraga sejak usia dini.

"Jadi kita mulai dari Popda. Di level-level anak masih SD, SMP. Itu kita sudah tetapkan yang terbaik, jadi PON versi anak-anak remaja," ujar Ridwan Kamil dalam acara Live Instagram bersama media, Senin (11/10/2021).

Setelah bibit-bibit tersebut ditemukan, anak-anak itu kemudian dimasukkan ke dalam Pusat Pendidikan dan Latihan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) untuk mengasah anak-anak berbakat itu.

"Setelah disaring dari pekan olahraga pelajar itu, kita punya PPLP. Jadi anak-anaknya ditarik ke sekolah khusus yang memprioritaskan kesehariannya dalam olahraga sambil dia disetarakan pendidikan formalnya," tutur Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu.

Kang Emil mencontohkan peraih perunggu angkat besi Olimpiade Tokyo, Windy Cantika yang juga merupakan jebolan PPLP.

"Dia lulusan PPLP kita. Jadi, PPLP yang membuat akhirnya Windy menang. Pertama kali olimpiade dia menang medali perunggu, sekarang pertama kali PON dia menang medali emas, usianya masih 19 tahun. Jadi urutannya gitu," jelasnya.

Tak hanya kompetisi usia dini, kompetisi olahraga pun melebarkan sayap ke beberapa event olahraga antardaerah, seperti Pekan Olahraga Pegawai Negeri Sipil, Pekan Olahraga Pesantren, hingga Pekan Olahraga Daerah. Baca: Terpeleset di Jembatan, Bocah Perempuan Hilang Terseret Arus Sungai.

Di sisi lain, tambah Kang Emil, Jabar punya tradisi kuat olahraga ilmiah dengan kehadiran jurusan olahraga di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Hal itu, kata Kang Emil, menjadi modal utama dalam pengembangan olahraga secara ilmiah (sport science).

"Jadi, keunggulan Jawa Barat di masa depan adalah sport sciene. Menggunakan keilmuwan untuk memperbaiki performa fisik," sebut Kang Emil. Baca Juga: Terpuruk hingga Tutup Akibat Pandemi, Restoran Rindu Alam Bakal Dihidupkan Lagi.

Terakhir, Kang Emil juga mendesain agar masyarakat senang bergerak dan olahraga. Oleh karena itu, melalui akun media sosialnya, dia rajin mengajak berolahraga. "Makanya kalau postingan saya olahraga bagian dari kampanye mengolahrgakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga," pungkasnya.
(nag)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2426 seconds (10.101#12.26)