Komisi Informasi Pusat Minta Pemerintah Terbuka dan Transfaran Soal Dana Haji 2020

Selasa, 02 Juni 2020 - 22:48 WIB
loading...
Komisi Informasi Pusat...
Komisi Informasi (KI) Pusat. (Foto/Dok)
A A A
MEDAN - Komisi Informasi (KI) Pusat mengingatkan pemerintah terkait dana calon jamaah haji 2020 yang batal berangkat agar disampaikan secara terbuka dan transfaran kepada publik.

Komisioner KI Pusat M Syahyan mengatakan, hakikat UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi adalah memberi jaminan kepada rakyat untuk memperoleh informasi publik untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam penyelenggaraan negara. (BACA JUGA: Sebanyak 8.328 Calon Jamaah Haji Asal Sumut Menunggu Sosialisasi Lebih Lanjut)

Sementara badan publik atau pemerintah wajib membuka akses informasi baik secara aktif maupun pasif.

Nah, terkait dengan pengelolaan dan penggunaan dana haji, pemerintah juga harus transparan dan mempublikasikan ke publik.

"Misal berapa dana haji yang terkumpul dari calon jamaah haji dan ke mana saja dana haji tersebut digunakan. Intinya, masyarakat terlebih para calon jamaah haji yang telah menyetorkan dana hajinya berhak tahu ke mana dana hajinya digunakan," kata Syahyan dalam keterangan tertulisnya yang diterima Selasa (2/6/2020). (BACA JUGA: Ada 2 Pertanyaan Dibenak Publik Muncul Terkait Pembatalan Keberangkatan Haji 2020)

Jadi, kata Syahyan, tidak ada alasan bagi badan publik untuk tidak membuka informasi publik. "Salah satu tujuan hadirnya UU KIP adalah mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik yakni transparan, efektif, efisien, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan," sebut mantan komisioner Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara ini.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BRI Kembali Raih Resertifikasi...
BRI Kembali Raih Resertifikasi ISO 29119, Kukuhkan Posisi sebagai Bank Pertama di Indonesia Bersertifikasi TMMi Level 3
Hasil Riset UGM dan...
Hasil Riset UGM dan SAIL Sebut Teknologi AI Perbesar Penyebaran Misinformasi
Jemaah Jabar Capai 38.723...
Jemaah Jabar Capai 38.723 Orang, BPKH: Pengelolaan Dana Haji Tembus Rp171 Triliun
Perindo Bali Salurkan...
Perindo Bali Salurkan Bantuan Uji Kompetensi IT dan Digital Marketing untuk 25 Ribu Siswa
BPKH Gandeng Perguruan...
BPKH Gandeng Perguruan Tinggi Perkuat Pengelolaan Dana Haji
BPKH Hajj Run 2024 di...
BPKH Hajj Run 2024 di Kota Padang, Tingkatkan Antusiasme Masyarakat pada Ibadah Haji
DPR Dorong Penguatan...
DPR Dorong Penguatan BPKH untuk Optimalkan Investasi Dana Haji
Hadapi Dampak Negatif...
Hadapi Dampak Negatif Digitalisasi, Perlu Literasi dan Aturan yang Relevan
VADS Indonesia Dorong...
VADS Indonesia Dorong Transformasi Bisnis Otonom dari Generative AI ke Agentic AI
Rekomendasi
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Berita Terkini
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Infografis
Takut Ditangkap ICC,...
Takut Ditangkap ICC, Netanyahu Minta Bantuan Inggris dan Jerman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved