Haru dan Menegangkan, Novi Melahirkan di Mobil saat Terjebak di Bangjo Exit Tol Kebomas
Minggu, 10 Oktober 2021 - 20:34 WIB
loading...
Seorang bidan desa membantu persalinan pasien yang melahirkan di dalam mobil saat menunggu lampu merah di exit tol Kebomas. Foto: SINDOnews/Ashadi ik
A
A
A
GRESIK - Seorang ibu muda , Novi Trianingsih (25) terpaksa harus menjalani persalinan di atas mobil saat terjebak di lampu bangjo (abang ijo) alias lampu merah exit tol Kebomas , Jalan Wahidin Hudirohusodo, Minggu (10/10/2021).
Meski darurat namun bayinya lahir dengan selamat. Wanita muda itu adalah warga Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.
Baca juga: Lahir di Mobil dalam Perjalanan ke Rumah Sakit, Tangis Bayi Ini Bikin Pasutri Ponorogo Bahagia
Dia melahirkan di mobil dalam perjalanan ke RS Muhammadiyah Gresik, beruntung dia ditemani ibunya dan bidan desa.
Sebenarnya, ibu hamil tersebut hendak ke rumah sakit untuk melakukan persalinan. Karena sudah bukaan delapan, belum separuh perjalanan, ibu hamil tersebut mengalami kontraksi. Sehingga melahirkan di jalan.
Rasa bahagia dan haru nampak dari wajah Novi dan ibunya. Apalagi, saat melihat cucu keduanya lahir dengan selamat. Dia langsung menangis haru.
Apalagi, prosesi persalinan di dalam mobil hanya dibantu seorang bidan Desa Gredek bernama Rahimah.
Baca juga: Pembuang Bayi Merah di Sungai Kediri Ternyata Gadis Muda 19 Tahun
Usai melahirkan bayinya mendapatkan perawatan kesehatan. Dilanjutkan, sang ayah melafadzkan azan dan iqomah ke telinga jabang bayi.
Tangisan bayi ini sempat mengundang perhatian pengendara jalan yang sedang berada di lampu merah exit tol Kebomas. Mereka berdatangan ke lokasi untuk melihat bayi mungil yang lahir di mobil ini.
"Alhamdulillah ibu dan bayinya selamat," ujar Muhammad Bahrul Gofar, Kepala Desa Gredek yang ikut di dalam mobil saat mengantar warganya hendak proses persalinan menuju RS Muhammadiyah Gresik.
Baca juga: Alami Pendarahan Hebat, Mahasiswi yang Simpan Jasad Bayinya di Almari Dilarikan ke Rumah Sakit
Ditambahkan, setelah mendapatkan perawatan, kondisi bayi maupun ibunya dinyatakan sehat.
Tim medis selanjutnya membawa ibu dan bayi pulang. Perawatan pascamelahirkan dilakukan bidan desa setempat di polindes desa.
“Ke depan insya allah akan kita lakukan rehabilitasi fasilitas gedung kesehatan di desa sehingga pasien merasa nyaman baik untuk periksa maupun mau persalinan," pungkasnya.
Meski darurat namun bayinya lahir dengan selamat. Wanita muda itu adalah warga Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.
Baca juga: Lahir di Mobil dalam Perjalanan ke Rumah Sakit, Tangis Bayi Ini Bikin Pasutri Ponorogo Bahagia
Dia melahirkan di mobil dalam perjalanan ke RS Muhammadiyah Gresik, beruntung dia ditemani ibunya dan bidan desa.
Sebenarnya, ibu hamil tersebut hendak ke rumah sakit untuk melakukan persalinan. Karena sudah bukaan delapan, belum separuh perjalanan, ibu hamil tersebut mengalami kontraksi. Sehingga melahirkan di jalan.
Rasa bahagia dan haru nampak dari wajah Novi dan ibunya. Apalagi, saat melihat cucu keduanya lahir dengan selamat. Dia langsung menangis haru.
Apalagi, prosesi persalinan di dalam mobil hanya dibantu seorang bidan Desa Gredek bernama Rahimah.
Baca juga: Pembuang Bayi Merah di Sungai Kediri Ternyata Gadis Muda 19 Tahun
Usai melahirkan bayinya mendapatkan perawatan kesehatan. Dilanjutkan, sang ayah melafadzkan azan dan iqomah ke telinga jabang bayi.
Tangisan bayi ini sempat mengundang perhatian pengendara jalan yang sedang berada di lampu merah exit tol Kebomas. Mereka berdatangan ke lokasi untuk melihat bayi mungil yang lahir di mobil ini.
"Alhamdulillah ibu dan bayinya selamat," ujar Muhammad Bahrul Gofar, Kepala Desa Gredek yang ikut di dalam mobil saat mengantar warganya hendak proses persalinan menuju RS Muhammadiyah Gresik.
Baca juga: Alami Pendarahan Hebat, Mahasiswi yang Simpan Jasad Bayinya di Almari Dilarikan ke Rumah Sakit
Ditambahkan, setelah mendapatkan perawatan, kondisi bayi maupun ibunya dinyatakan sehat.
Tim medis selanjutnya membawa ibu dan bayi pulang. Perawatan pascamelahirkan dilakukan bidan desa setempat di polindes desa.
“Ke depan insya allah akan kita lakukan rehabilitasi fasilitas gedung kesehatan di desa sehingga pasien merasa nyaman baik untuk periksa maupun mau persalinan," pungkasnya.
(nic)
Lihat Juga :