Sambut PTM Terbatas, Rektor ITB: Tidak Ada Euforia, Harus Patuhi Prokes
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 22:30 WIB
loading...
A
A
A
“Harapannya, kalau untuk kampus, mahasiswa lebih paham dan bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik. Mahasiswa harus memahami literasi kesehatan, khususnya terkait virus corona, agarmereka dapat menjaga diri dan orang-orang sekitar dari paparan virus,” ujar Andreas.
Terkait perkembangan pelaksanaan program kuliah tatap muka, Sesditjen Dikti Kemdikbudristek Parisyanti Nurwardani mengungkapkan, berdasarkan survei yang dilakukan pada bulan Juli 2021, 63,9 persen perguruan tinggi siap melaksanakan PTM terbatas dengan perkuliahan campuran (hybrid learning) dan sebanyak 82 persen siap melaksanakan PTM.
“Ini berita gembira bagi kita semua, sehingga learning loss (penurunan proses akademik) di perguruan tinggi tidak akan terlalu banyak. Survei berkala memang dilakukan untuk mengetahui kebutuhan dan memantau situasi di lapangan," tutur Parisyanti. Baca juga: PTM Mulai Kembali Dibuka, Ini Barang yang Wajib Dibawa Anak
Menurut Paris, hasil survei juga menunjukkan bahwa perguruan tinggi dinilai siap dengan fasilitas penunjang protokol kesehatan (Prokes) serta akses kesehatan dalam persiapan PTM terbatas, diantaranya adalah tempat cuci tangan, disinfektan, juga alat pengecek suhu.
“Termasuk di dalamnya, masker tembus pandang untuk yang disabilitas rungu. Hanya, diketahui, baru 23 persen kampus telah menyiapkan masker tersebut, sehingga pihak kami akan membantuketersediaannya,” tutup Parisyanti.
Terkait perkembangan pelaksanaan program kuliah tatap muka, Sesditjen Dikti Kemdikbudristek Parisyanti Nurwardani mengungkapkan, berdasarkan survei yang dilakukan pada bulan Juli 2021, 63,9 persen perguruan tinggi siap melaksanakan PTM terbatas dengan perkuliahan campuran (hybrid learning) dan sebanyak 82 persen siap melaksanakan PTM.
“Ini berita gembira bagi kita semua, sehingga learning loss (penurunan proses akademik) di perguruan tinggi tidak akan terlalu banyak. Survei berkala memang dilakukan untuk mengetahui kebutuhan dan memantau situasi di lapangan," tutur Parisyanti. Baca juga: PTM Mulai Kembali Dibuka, Ini Barang yang Wajib Dibawa Anak
Menurut Paris, hasil survei juga menunjukkan bahwa perguruan tinggi dinilai siap dengan fasilitas penunjang protokol kesehatan (Prokes) serta akses kesehatan dalam persiapan PTM terbatas, diantaranya adalah tempat cuci tangan, disinfektan, juga alat pengecek suhu.
“Termasuk di dalamnya, masker tembus pandang untuk yang disabilitas rungu. Hanya, diketahui, baru 23 persen kampus telah menyiapkan masker tersebut, sehingga pihak kami akan membantuketersediaannya,” tutup Parisyanti.
(don)
Lihat Juga :