Vaksinasi COVID-19 Terus Berlanjut, Setiap Hari Polda Kepri Sediakan Ribuan Dosis
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 14:22 WIB
loading...
Polda Kepri gelar vaksinasi COVID-19 untuk meningkatkan herd immunity. Foto/SINDOnews/Dicky Sigit Rakasiwi
A
A
A
BATAM - Vaksinasi COVID-19 untuk meningkatkan herd immunity, terus dilakukan Polda Kepri. Program "Vaksin Merdeka" bukan hanya digelar di Mapolda Kepri saja, tetapi juga dilaksanakan di Polresta, Polres, dan Polsek.
Baca juga: Punya Efikasi Tinggi, Vaksin Zifivax Perlu Tiga Kali Suntik
Kabid Dokkes Polda Kepri, Kombes Pol dr Muhammad Haris mengatakan, selama memasuki bulan Oktober 2021 lebih dari 28 ribu dosis vaksin COVID-19 yang telah disuntikkan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kepri. "Masing-masing perharinya lebih dari dua ribu dosis yang telah kita berikan kepada masyarakat," ujar Haris, Sabtu (9/10/21).
Dia menjelaskan, data tersebut yakni pertanggal 1 Oktober 2021 sebanyak 2.600 dosis, 2 Oktober 2021 sebanyak 5.381 dosis, dan 4 Oktober 2021 sebanyak 3.639 dosis. Kemudian untuk 5 Oktober 2021 sebanyak 2.383 dosis, 6 Oktober 2021 sebanyak 3.707 dosis, sedangkan 7 Oktober 2021 sebanyak 2.196 dosis. "Dosis yang diberikan tersebut berbagai varian baik itu Astrazeneca, Sinovac, dan Moderna," jelasnya.
Baca juga: Punya Efikasi Tinggi, Vaksin Zifivax Perlu Tiga Kali Suntik
Kabid Dokkes Polda Kepri, Kombes Pol dr Muhammad Haris mengatakan, selama memasuki bulan Oktober 2021 lebih dari 28 ribu dosis vaksin COVID-19 yang telah disuntikkan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kepri. "Masing-masing perharinya lebih dari dua ribu dosis yang telah kita berikan kepada masyarakat," ujar Haris, Sabtu (9/10/21).
Dia menjelaskan, data tersebut yakni pertanggal 1 Oktober 2021 sebanyak 2.600 dosis, 2 Oktober 2021 sebanyak 5.381 dosis, dan 4 Oktober 2021 sebanyak 3.639 dosis. Kemudian untuk 5 Oktober 2021 sebanyak 2.383 dosis, 6 Oktober 2021 sebanyak 3.707 dosis, sedangkan 7 Oktober 2021 sebanyak 2.196 dosis. "Dosis yang diberikan tersebut berbagai varian baik itu Astrazeneca, Sinovac, dan Moderna," jelasnya.
Lihat Juga :