Bantu Ridwan Kamil, Relawan Jokowi Siapkan 10 Ribu Dosis Vaksin di Jabar
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 06:49 WIB
loading...
A
A
A
Di tempat yang sama, Ketua DPD Projo Jabar, Djoni Suherman menjelaskan bahwa kegiatan vaksinasi massal di 10 kabupaten/kota tersebut merupakan vaksinasi dosis pertama. Adapun dosis kedua akan dilaksanakan selanjutnya.
Menurutnya, DPC-DPC Projo yang menangani vaksinasi di 10 kabupaten/kota tersebut telah siap melaksanakan vaksinasi, baik dari calon penerima vaksin, vaksin, lokasi, tenaga kesehatan, maupun hal penunjang lainnya.
"Ini sekaligus kick-off vaksinasi gratis untuk rakyat di Jawa Barat dengan harapan percepatan vaksinasi untuk pembentukan herd immunity atau kekebalan komunal," tegasnya.
Adapun ke-10 kabupaten/kota tempat pelaksanaan vaksinasi massal tersebut, yakni Kabupaten Sukabumi, Kota Cimahi, Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Karawang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon.
Djoni juga mengingatkan agar seluruh pengurus Projo dan masyarakat Jabar tetap menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari paparan COVID-19, meski telah mengikuti vaksinasi.
"Jika pandemi teratasi, ekonomi akan bangkit dan anak-anak bisa sekolah lagi," katanya.
Menurutnya, DPC-DPC Projo yang menangani vaksinasi di 10 kabupaten/kota tersebut telah siap melaksanakan vaksinasi, baik dari calon penerima vaksin, vaksin, lokasi, tenaga kesehatan, maupun hal penunjang lainnya.
"Ini sekaligus kick-off vaksinasi gratis untuk rakyat di Jawa Barat dengan harapan percepatan vaksinasi untuk pembentukan herd immunity atau kekebalan komunal," tegasnya.
Adapun ke-10 kabupaten/kota tempat pelaksanaan vaksinasi massal tersebut, yakni Kabupaten Sukabumi, Kota Cimahi, Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Karawang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon.
Djoni juga mengingatkan agar seluruh pengurus Projo dan masyarakat Jabar tetap menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari paparan COVID-19, meski telah mengikuti vaksinasi.
"Jika pandemi teratasi, ekonomi akan bangkit dan anak-anak bisa sekolah lagi," katanya.
(msd)
Lihat Juga :